Portal Indonesia
ad

Enam Siswa SD di Bondowoso, Keracunan Mie Instan

berita terkini
Siswa SDN Dawuhan 1 saat menjalani perawatan di Puskesmas
ad

BONDOWOSO – Enam siswa kelas VI SDN Dawuhan 1 Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, mendadak pusing dan mual usai mengikuti latihan baris berbaris, Rabu (3/8/2016). Sontak, kejadian ini membuat semua guru panik dan membawanya ke Puskesmas terdekat.

“Saat istirahat latihan baris berbaris mereka membeli mie instan di warung milik Suyati (50). Dan sesampainya di sekolah keenam siswa mual-mual dan pusing. Langsung saja kami bawa ke Puskesmas Tenggarang,” kata salah seorang guru SDN Dawuhan 1.

Setelah mendapatkan perawatan, ternyata keenam siswa ini keracunan pasca menkonsumsi mie instan ‘Jago’ yang sudah kadaluarsa.

“Enam siswa tersebut mengalami gejala mual, muntah, pusing. Bahkan ada yang mulutnya sampai berbusa. Setelah kami lakukan observasi, hasil sementara adalah keracunan makanan,” jelas Dr Setio Kusworo selaku Dokter Kepala Puskesmas Tenggarang.

Menurut Dr Setio, pihaknya melakukan langkah cepat dengan memberi infus, injeksi anti racun dan anti mual. Sedangkan untuk mie instan kadaluwarsa tersebut, Dinas Kesehatan akan melakukan penelitian.

“Untuk sementara ini, empat anak masih diopname. Sedangkan dua anak lainnya kami pulangkan, karena gejalanya tidak begitu parah,” imbuhnya.

Sementara, Kapolsek Tenggarang bersama Kepala Desa Dawuhan langsung turun ke TKP untuk memastikan adanya mie instans yang kadaluwarsa tersebut.

“Mendengar ada laporan keracunan, saya bersama Kades Dawuhan langsung turun ke TKP. Di TKP kami mengamankan sisa mie instan merek Jago yang sudah kadaluwarsa. Sedangkan untuk keperluan penyelidikan, pemilik warung kami mintai keterangan,” tegas M Setiyo S.

Reporter :
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Cuaca Tak Menentu, Perusahaan Hanya Beli 600 Ton Rajangan Bondowoso
Berita Selanjutnya Personil Gabungan Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Situbondo Bersholawat Untuk Indonesia 

Komentar Anda