Portal Indonesia
Idul adha

Kuli Tebang Tewas Di Lahan Tebu Situbondo

berita terkini
Mayat Laksono (40) asal Desa Sopet ,Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo saat di evakuasi polisi
ramadhan

SITUBONDO,(portalbangsa.com)  - Laksono (40) menemui ajalnya. Kuli tebang asal Desa Sopet ,Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo tidak diketahui penyebab jelas. Laksono tewas di ladang tebu pada Rabu (22/9/2016) .

Saat asik bekerja menebang tebu, ke tujuh orang rekannya sempat dibuat panik, lantaran Laksono tiba  -tiba ambruk, dengan kondisi tangan berpelukan pada batang tebu. Tidak ditemukan luka dan tanda tanda kekerasan. Pada pukul 9:00 Wib paska kejadiannya, Laksono langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kecamatan Asembagus. Tujuh orang temannya, termasuk orang tua korban berharap nyawa Laksono bisa tertolong, namun nyawanya tetap tidak tertolong.

Diketahui, Laksono adalah kuli tebang tebu, kesehariannyabekerja di ladang tebu milik H.abdurahman alias Bapak Anis  (50),  tidak lain Ketua APTR Panji, beralamat di Dusun Curahkalak Timur rt.03/03 Desa Curahkalak Kecamatan Jangkar. Korban diketahui, enggan berobat secara medis saat sakit, ia memilih alternatif dibanding ke dokter.

Menurut keterangan Busawi  (60) yang merupakan  orang tua korban, Laksono semenjak berangkat bekerja tidak ada tanda tanda sakit. 

"Enak Mas ,gak ada masalah, naik sepeda, ia juga sempat telpon yang punya tebu, tau-tau ambruk," tegas Busawi Kamis (21/9/2016) di rumahnya.

Hal senada juga disampaikan istri korban,Munifah."Ia sering tidak sadarkan diri, dan tidak mau diperiksakan penyakitnya secara medis hanya pengobatan alternatif dan pijat," ungkapnya sambil berlinang air mata.

Kematian Laksono, yang merupakan tulang punggung keluarga sempat membuat shok Busawi orang tuanya, begitu juga tangis histeri istrinya, lantaran mati mendadak di saat  mencari nafkah di ladang tebu. Hasil medis dari petugas kepala UGD Asembagus sementara diduga korban menderita penyakit jantung. 

Kapolsek jangkar Iptu Pramana bersama 4 orang anggota selain mendatangi Tempat Kejadian Perkara ( TKP ),memastikan kondisi Laksono di kamar mayat RSU Asembagus, membenarkan kejadian itu. Menurut Kapolsek di tubuh korban tidak ditemukan bekas luka ataupun tanda tanda penganiayaan. 

" Korban segera dibawa keluarganya menuju kediaman, untuk dilakukan prosesi pemakaman," pungkas Kapolsek Jangkar.

Reporter : Elang Aminudin
Editor :
444
Berita Sebelumnya Polres Lumajang Ringkus DPO Yang Kabur Ke Madura
Berita Selanjutnya Kerusuhan Dibeberapa Daerah, Sekretaris MUI Probolinggo: Jangan Terprovokasi 

Komentar Anda