Portal Indonesia
Idul adha

Warga Bersama Muspika Ancam Tutup Karaoke Terminator Jember

berita terkini
Musyawarah warga bersama pihak terminator
ramadhan

 

JEMBER,(portalbangsa.com) - Rapat dan Musyawarah warga Lingkungan Kampung Kebon Rukun Warga (RW) 035, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember menyoal Keberadaan, dan perijinan Terminator (TNT) Jalan Gajah Mada No 65 di Masjid Arohman. Selasa (27/9) malam

Musyawarah yang dihadiri oleh Muspika Kaliwates Kaliwates Camat Widayaka,  Kapolsek Harwiyono dan Ismianto Danramil bersama Lurah Jeber Kidul Suwarno rapat dengan Ketua RT dan Ketua RW 053 serta Tokoh masyarakat (Tamas) dan Tokoh Agama (Toga)Lingkungan Kampung Kebon RW 35 RT 03, dengan Henry Tandoyo Salim putra Yupiter pemilik TNT didampingi Manager Mulyanto.

Salah satu perwakilan perempuan, yang diwakili oleh Yuni Rohma mengungkapkan beberapa hal, yakni pembangunan tangga sangat membahayakan dan tanpa ijin dari warga, tanpa ada rencana, dan perihal perijinan hamdal yang sudah diatur sesuai perda yang ada.

“ Saya sebagai warga paling dekat dan warga sekitar bangunan, yang selama ini sudah hampir empat tahun tidak pernah dimintai persetujuan perijinanya, namun sebagai warga terdekat sangat terganggu dengan suara dentuman music bahkan hingga menjelang subuh.”Keluh Yuni

Lebih lanjut Yuni menjelaskan, Sehingga sangat menggangu warga yang akan melakukan ibadah sholat di Mushola, keberadaan TNT sangat berdampak buruk dilingkungan, banyak bekas botol minuman berserakan dan terkesan kumuh.

Selebihnya TNT tidak memiliki lahan pakir yang memadai, sehingga mengunakan bahu jalan, membuat warga sekitar sendri kesulitan memarkir kendaraan.

“sehingga yang terjadi mobilnya warga dan tamu keluarga, tidak diperbolehkan memarkir di bahu jalan depan TNT, justru diusir sewena-wena oleh keamanan TNT.”Papar Yuni

Sementara mantan ketua RW 035 H.Naim  mengungkapkan, untuk perijinanya diperuntukan warung kopi, menurut Yupiter pemilik, saat mentita persetujuan warga pada tahun 2012.”Ia datang bersama beberapa orang yang tidak saya kenal dan berbadan besar meminta persetujuan warga akan digunakan sebagai warung kopi. “Ungkap H.Naim  

Selain itu Hariyono masyarakat setempat, mempertanyakan ijin tempat hiburan hingga pada pukul brapa, mengingat warga tahu TNT seringkali tutup hingga pada jam 02 dini hari, itu pun sering kali terjadi yang saya ketahui.”Ungkap Hariyanto

Camat Kaliwates Widayaka dihadapan muspika dan Ketua RT maupun Tamas dan Toga setempat mengatakan, setelah mendapatkan beberapa hal keluhan masyarakat perihal, pembuatan tangga darurat, dan menjaga keamanan serta kebersihan lingkungan, maupun mentaati jam oprasional.

“Lihat perijinan HO dan ijin dari Kantor Pariwisata, sesuai perda dan perundanganya, batas waktu yang diberikan hingga pada pukul 24.00 Wib, selain itu perihal pembangunan tangga tidak ada perijinanya, seharusnya sesuai perda sebelum melakukan rehap bangunan harus ada ijinanya.”Jelas Camat Widayaka

Selain itu menaggapi keluhan awal perijinanya, awalnya akan diperuntukan warung kopi / jual kopi pada warga, namun fakta dilapangan sudah berubah fusi menjadi tempat hiburan malam dan karaoke keluarga.

“Untuk itu kami akan mengecek ulang tetang perijinanya, berkoordinasi dengan pihak  PU Cipta Karya dan Kantor Lingkungan Hidup (LH) maupun ke Kantor Pariwisata, tetunya harus dipatuhi, dan saat bulan puasa seharusnya mentaati himbaun dan aturan pemerintah, muspika tidak segan-segan menutup bila TNT melanggar kesepakan dan bila ditemukan melanggar perda”Tegas Widayaka

Manager TNT Mulyanto di hadapan masyarakat dan muspika merangkan, “Kalau untuk karaoke mulai pukul 01.00 Wib sudah tidak menerima tamu, karena perhitungan dalam dua jam, ketika masih ada tamu sehingga menunggu, maximal pada pukul 02 dini hari, itupun sudah tidak ada tamu yang ada karyawan masih melakukan bersih-bersih.”Kelit Mulyanto

Sementara putra dari pemilik TNT Henry Tandoyo Salim, yang didampingi oleh Mulyanto sebagai Manager, mengaku tidak pernah menghadapi warga sehingga merasa grogi, setelah mendengarkan dan banyak masukan dari warga, kedepan akan saya perbaiki.

“Saya sebagai anknya harus diperbaiki, untuk kedepan bilamana ada persoalan, sampaikan saja ke manager saya atau ke saya langsung.”Pinta Henry putra ke dua Onwer TNT

Pantauan Wartawan Hasil dari kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak Manager Mulyanto dan Putra  Ke 2 dari Yupiter (Henry), ada 4 poin pertama Terminator (TNT) akan tutup pada pukul 24.00 Wib semua aktifitas, ke dua memperbaiki peredam suara yang tembus ke tembok, ke tiga TNT membantu keamanan lingkungan sekitar, ke empat menyanggupi perbaikan taman, ke lima tutup selama dibulan romadhan. 

Reporter :
Editor :
444
Berita Sebelumnya Warga Jember Dijambret, Uang 5 Juta Raib
Berita Selanjutnya Kerusuhan Dibeberapa Daerah, Sekretaris MUI Probolinggo: Jangan Terprovokasi 

Komentar Anda