Portal Indonesia
ad

Kuatkan Kapasitas Guru, PGRI Bondowoso Gelar Sosialisasi UU Guru dan Dosen No 14 2005

berita terkini
Suasana tampak hening saat para guru mengikuti sosialisasi UU guru dan dosen no 14 2005
ad

BONDOWOSO, (portalindonesia.co.id)- Agenda tahunan PGRI Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, salah satunya adalah Pembinaan Kader (PK) PGRI dengan melakukan turun ke bawah kepada kader-kader PGRI ditingkat kecamatan (PC PGRI) yang tersebar di 23 kecamatan.

Kegiatan PK PGRI yang pertama dilaksanakan tanggal 2 April 2018 di Aula SMAN 1 Tenggarang dengan jumlah peserta 170 kader PGRI kecamatan Bondowoso dan Tenggarang. Dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lainnya hingga tanggal 12 April 2018.

Acara PK PGRI sendiri dimaksudkan untuk memberikan penguatan kapabilitas, kompetensi guru, membangun solidaritas dan soliditas antar anggota PGRI dalam rangka menghadapi tantangan jaman melalui Pendidikan. 

“Lahirnya Undang-Undang Guru dan Dosen nomer 14 tahun 2005 yang menjadi dasar pijakan tunjangan sertifikasi dan bisa kita nikmati kesejahteraan itu adalah buah dari perjuangan panjang PGRI. PGRI Bondowoso pada saat itu harus siap mengorbankan jiwa raga sampai ganti 7 kali kendaraan ketika perjalanan dari Bondowoso ke Jakarta demi memperjuangakan kesejahteraan guru, jadi kalau sekarang ada guru yang sudah sejahtera karena sertifikasinya lancar tapi lupa dengan rumah besar PGRI berarti patut dipertanyakan kompetensi kepribadiannya” terang Bambang Sutjipto selaku ketua PGRI Kabupaten

Bondowoso dalam orasi ilmiahnya.
Dari pantauan Portal dilokasi acara PK PGRI kecamatan Pujer dan Tlogosari yang diikuti oleh 250 guru, dilaksanakan di Aula SDN Kejayan 1 acara berlangsung tertib, meriah, dan mampu mencerahkan para guru yang hadir. Setelah orasi ilmiah sejarah perjuangan PGRI oleh Bambang Sutjipto, dilanjutkan paparan oleh ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH PGRI) Naufal Kawakib, MH, materi keorganisasian dan kaderisasi PGRI oleh Sugianto, S.Pd, dan presentasi terakhir tentang penguatan Pendidikan karakter dan profesionalisme guru oleh Daris Wibisono.

“Alhamdulilah sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti acara ini, acara bina kader PGRI ini sangat ditunggu oleh guru-guru, karena guru sangat membutuhkan informasi-informasi kekinian dari PGRI untuk di desiminasikan kepada guru-guru yang tidak mendapatkan kesempatan menjadi peserta hari ini” ujar Sukandar Arifin perwakilan guru SDN 1 Tlogosari.

Reporter : Edi Setiawan
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Pekan Ini Jaksa Periksa Sembilan Pejabat Pemkot Surabaya Pada Kasus Jasmas 2016
Berita Selanjutnya Tebang Pohon Mangga, Warga Banyuglugur Nyaris Tewas Kesetrum 

Komentar Anda