Portal Indonesia
ramadhan

Soal Tudingan Legislator, Begini Jawaban Kepala Disdik Kabupaten Pamekasan

berita terkini
Kepala Disdik Kabupaten Pamekasan, Muh. Tarsun
222

PAMEKASAN, (portalindonesia.co.id) - Terkait tudingan salah satu legislator, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan membantah pihaknya tidak serius untuk mengembangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Hal itu dibantah keras oleh Kadisdik Pamekasan,  Moh Tarsun menuturkan peringkat 32 IPM Se Jawa Timur yang diraih oleh Kabupaten Pamekasan tidak semerta-merta harus disudutkan pada sektor pendidikan saja. Menurutnya ada banyak kriteria dalam menentukan IPM.

"Kita lihat saja, ada sektor Ekonomi, dan kesehatan juga" tutur Tarsun dengan nada serius. Kamis (17/05).

Tarsun mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan segala upaya untuk memajukan pendidikan dengan berusaha mengentaskan usia angka tidak sekolah.

Pihaknya bahkan berdalih bahwa di Kabupaten Pamekasan sudah meminimalisir usia angak tidak sekolah.

"Kalau ingin berkomentar soal rendahnya IPM, mestinya dilihat dari beberapa aspek,” katanya.

Pihaknya mengaku telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempermudah akses pendidikan dengan pengentasan angka buta huruf lewat program keaksaraan fungsional.

Disamping itu, di pamekasan sendiri sudah tidak ada anak usia sekolah yang tidak sekolah.

"Kalau dulu mungkin banyak usia anak sekolah yang masih banyak putus sekolah. Sekarang 100 persen sudah sekolah, " papar Tarsun.

Seperti diketahui, Ketua Komisi I Ismail menuding pihak Disdik tak punya program serius dalam memajukan pendidikan sehingga berakibat pada rendahnya peringkat IPM sejatim.

"IPM kita sejatim hanya peringkat 32 dari total 38 Kabupaten/Kota Se Jatim. Ini kan di dilema bagi kabupaten kita yang berjuluk kabupaten pendidikan, " tutur Ismail pada awak media sepekan lalu.

Reporter : Elang Aminudin
Editor :
444
Berita Sebelumnya Tidak Dituruti Beli HP, Anak Durhaka di Ponorogo Tega Bakar Rumah Orang Tuanya
Berita Selanjutnya Pendaftaran Pengisian Los dan Kios Pasar Baledono Diperpanjang

Komentar Anda