Portal Indonesia
ramadhan

Lalai Membuat Soal, Tim Seleksi UTS Ganjil SD di Kecamatan Loano Dipanggil Dindikpora Purworejo

berita terkini
Kasi Kurikulum SD, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo, S. Siti Samsilah, Spd.
222

PURWOREJO, (portalindonesia.co.id) - Klarifikasi tentang pemberitaan di media Portal Indonesia berjudul "Kata 'Penggunaan Ganja Dengan Cara'? Dalam Soal Materi UTS SD di Purworejo Disorot Wali Murid", ditanggapi serius oleh pemerintah terkait seperti disampaikan S. Siti Samsilah Spd selaku Kasi Kurikulum SD Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. 

"Dari Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Dindikpora Purworejo sudah mengklarifikasi dengan pengawas Kecamatan Loano dengan cara memanggil penulis soal yang ada di UTS Penjasorkes itu," ungkap Siti Samsilah,  saat ditemui portalindonesia.co.id di ruang kerjanya, Senin (8/10/2018). 

Selain itu, Siti Samsilah juga menyayangkan terhadap Tim seleksi yang telah meloloskan soal UTS Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 mata pelajaran Pendidiksn Penjasorkes untuk siswa kelas VI (enam) siswa SD di Kecamatan Loano tersebut. 

Baca Juga: Kata 'Penggunaan Ganja Dengan Cara'? Dalam Soal Materi UTS SD di Purworejo Disorot Wali Murid

"Semestiya Tim seleksi pembuat soal, mengerti, pembuatan soal akan berdampak negatif atau tidak" tuturnya. 

Siti Samsilah mengaku, pihaknya telah berualang kali menyampaikan tentang kaidah-kaidah penulisan soal yang baik, diantaranya tidak pornografi, tidak bersifat politik, tidak menimbulkan sara, dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

"Memang dalam pelajaran Pejasorkes ada materi tentang Narkoba, bukunya yang berjudul" Mengenal Bahaya Narkoba". Hanya yang saya sayangkan dalam pemilihan materi di UTS Penjasorkes itu mestinya bukan cara menggunakan, tapi bahayanya. Mestinya begitu," terangnya. 

Lebih lanjut, Siti Samsilah menegaskan, pemilihan materi pada soal nomor 30 yang berbunyi 'Penggunaan ganja dengan cara'?, itu kurang tepat bila ditanyakan kepada anak SD dan mestinya dalam soal yang ditanyakan adalah bahayanya ganja terhadap kesehatan, dan mestinya guru dalam memilih kalimat disesuaikan dengan usia anak. 

"Ke depan penulis soal akan diberi  pembekalan sebelum menulis, supaya tidak terulang lagi," tegasnya. 

Pada kesempatan itu, Kasi Kurikulum SD, S. Siti Samsilah Spd mewakili Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo, meminta maaf atas kekeliruan dalam pembuatan soal tersebut. 

"Dengan adanya kejadian ini, atas nama Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo mewakili temen-temen guru minta maaf atas kekeliruan dalam pembuatan soal, terutama guru Penjasorkes di Kecamatan Loano," pungkasnya.

 

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Para Pedagang Pasar Turi Beri Hakim Apresiasi, Pihak Pengadilan Siap Pantau Sidang Henry
Berita Selanjutnya HIPMI, Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo, Gelar Buka Bersama Anak Yatim

Komentar Anda