Portal Indonesia
ad

Partisipasi Pemilih Gunakan Hak Pilih di Situbondo Ditargetkan Capai 80 Persen

berita terkini
Saat Berlangsungnya Sosialisasi yang Digelar Bakesbangpol Situbondo dan Panwascam Mlandingan 
ad

SITUBONDO, (portalindonesia.co.id) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Situbondo menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Masyarakat di Dapil V Situbondo, di Aula Kantor Kecamatan Suboh, Rabu (24/10/2018).

Sosialisasi pendidikan politik bagi masyarakat di Dapil V yang meliputi Kecamatan Bungatan, Mlandingan, Suboh dan Sumbermalang ini, dihadiri Ketua Bawaslu Situbondo, Murtapik, S,Sos, perwakilan dari Polres Situbondo, serta Forkopimka Suboh dan diikuti 300 orang yang terdiri dari kepala dasa, tokoh masyarakat dan agama dan sejumlah kaum disabilitas.

Kabid Hubungan Antar Lembaga dari Badan Kesbangpol Situbondo, Soyono mengatakan, pendidikan politik merupakan proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Pemilihan umum (Prmilu) merupakan salah satu bagian dari kegiatan pendidikan politik,” tutur Soyono. 

Suyono mengatakan, sesuai hasil hitungan KPU saat penentuan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019 - 2024 pada tanggal 27 Juni 2018, partisipasi masyarakat yang menggunakan hak pilih hanya 67% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT).

"Pada pesta demokrasi Pilpres, Pileg tingkat kabupaten, provinsi dan pusat serta pemilihan DPD yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang, ditargetkan partisipasi pemilih yang menggunakan hak pilih di Kabupaten Situbondo mencapai 80 persen," beber Suyono. 

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu 2019, adalah wujud sebagai warga negara Indonesia dan pemilih yang baik. 

"Untuk itu saya mengimbau masyarakat supaya menggunakan hak pilih dan jangan tidak ikut memilih atau golput,” tandasnya. 

Selain itu, Suyono juga mengajak masyarakat untuk bisa menjaga ketertiban dan keamanan baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. 

"Sehingga Pemilu tahun 2019 mendatang, dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses," ucapnya. 

Ditempat terpisah, Panwascam Mlandingan menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dalam rangka meminimalisir terjadinya pelanggaran Pemilu tahun 2019. 

Kegiatan yang bertemakan "Pemilu Kondusif Tanpa Pelanggaran Pemilu" ini, dihadiri Fitrianto, ST dari Bawsalu Kabupaten Situbondo, Forkopimka, semua pimpinan partai politik tingkat kecamatan serta tokoh masyarakat setempat. 

Dalam kegiatan ini, sejumlah narasumber menyampaikan beberapa hal kepada peserta, antara lain pentingnya peran serta masyarakat dalam mewujudkan Pemilu damai dan kondusif, jenis-jenis pelanggaran Pemilu dan mekanisme penanganannya, serta potensi pelanggaran dan peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilu. 

Di akhir acara, Ketua Panwascam Mlandingan, Zaki berharap, peserta yang mengikuti kegiatan ini, dapat menjadi corong sehingga Pemilu yang akan digelar tanggal 17 April 2019 mendatang dapat berjalan damai, tertib, kondusif dan sukses. 

"Kita juga harapkan, masyarakat semakin faham tentang Pemilu dan bisa berperan dalam pengawasan Pemilu," pungkasnya. 

 

Reporter : Abdul Hakim
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Closet Karya Anggota Koramil 11 Loano Purworejo Mendapat Apresiasi Warga
Berita Selanjutnya Ratusan Warga Bangsri Geruduk Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

Komentar Anda