Portal Indonesia
ad

Kisruh PAW DPRD, Ali Abdin: Tudingan Miring Kepada Bupati Mubar adalah Hoax

berita terkini
Kabag Humas Pemda Mubar, Sulawesi Tenggara, Ali Abdin
ad

MUNA BARAT, (portalindonesia.co.id) - Proses Pergantian Antar Waktu  (PAW) tujuh anggota DPRD Muna Barat  (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menuai kontroversi dihadapan khalayak. 

Kontroversi ini muncul, lantaran tiga kader PAN tidak masuk dalam usulan PAW yang disampaikan oleh Bupati Mubar, Laode M. Rajiun Tumada kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi. 

Sejumlah pihak berkesimpulan, penyebab tidak adanya kader PAN dalam usulan PAW tersebut karena sengaja dihilangkan oleh Bupati Mubar. Namun tudingan miring itu, pada Rabu (24/10/18) dibantah keras oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Daerah Mubar, Ali Abdin.

Ali Abdin menyatakan, tudingan yang menyebut Bupati Mubar menghilangkan tiga anggota Partai Amanat Nasional (PAN) dalam daftar usulan PAW kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi, adalah keliru.

Menurut Abdin, tuduhan tersebut sangat tidak berdasar. Tidak masuknya tiga kader PAN dalam daftar PAW karena berkas tiga kader PAN itu belum lengkap.

"Kita menilai tudingan yang disampaikan sejumlah pihak itu adalah hoax  (bohong). Ini pembohongan publik dan menyesatkan masyarakat," jelas Abdin. 

Kata dia, pihak-pihak yang mengatakan Bupati Mubar tidak tahu aturan, tidak mengerti administrasi dan tidak paham mekanisme adalah salah besar.

"Bagaimana mungkin tiga kader PAN itu mau diusulkan ke gubernur, kalau dokumennya tidak memenuhi syarat, " ujar Abidin. 

Abdudin menambahkan, surat usulan DPD PAN Mubar tentang PAW itu ditandatangani oleh ketua dan sekertaris. "Tapi tanda tangan itu tidak dibubuhi stempel. Seperti itu duduk persoalannya. Bukan dihilangkan tapi dokumennya belum lengkap," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mubar, Asbar Haenudin membenarkan kalau berkas tiga kader PAN itu belum sempurna.

"Jumlah nama calon PAW yang kita serahkan di Kantor Sekretariat Daerah Mubar sebanyak tujuh. Jumlah itu sesuai usulan KPUD Mubar pada tanggal 2 Oktober 2018 lalu. Namun setelah diverifikasi oleh pihak Sekretariat Daerah Mubar, ternyata berkas kader PAN belum lengkap. Dan mengenai  hal ini telah kita sampaikan kepada Ketua PAN Mubar, La Ode Koso," ujar beber Asbar saat hubungi via celulernya.

Jelas Asbar, sehubungan dengan hal itu, DPD II PAN Mubar telah melengkapi kekurangan berkasnya.

"Pada Jumat pekan lalu, utusan dari PAN datang menyerahkan perbaikan berkas itu. Yang terima staf, karena saat itu saya masih diluar daerah. Hari Selasa kemarin, pukul 09.00, Pak Koso datang di rumah saya. Beliau menanyakan perbaikan berkas itu, sudah diproses atau belum? Masih  hari yang sama, sekitar pukul 14.00 Wita, pak Koso kembali mengkofirmasi hal itu. Saya sampaikan, jam 11.00 perbaikan berkas itu sudah dibawa di Kantor Sekretariat Daerah Mubar," terangnya.

Sementara itu, Ketua PAN Mubar, La Ode Koso, saat dikonfirmasi tentang kelengkapan berkas tiga kadernya itu, tak berhasil dihubungi  karena teleponnya tidak aktif.

Untuk diketahui salah satu lembaga yang memprotes Bupati Mubar, Laode M. Rajiun Tumada ialah Pemuda Pemerhati Demokrasi Mubar. Protes itu berkaitan dengan tidak masuknya tiga kader PAN dalam PAW. 

Aktivis Pemuda Pemerhati Demokrasi Mubar, Safarudin melalui media daring menyebutkan tidak tercantumnya tiga kader dalam daftar PAW yang masuk di Pemerintah Provinsi Sultra disebabkan sengaja dihilangkan oleh Bupati Mubar, Laode M Rajiun Tumada. 

Dari tujuh  nama calon PAW, yang sampai di meja Gubernur Sultra hanya tiga. Tiga nama itu terdiri satu orang dari Partai Keadilan Sejahtera, satu orang dari Partai Nasdem dan satunya lagi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Sementara empat calon lainnya tidak disertakan. Dari empat nama itu, tiga diantaranya ialah kader PAN dan satunya dari PPP.

Reporter : La Ode Biku
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Eksekusi Rumah dan Gudang di Mlandingan Wetan Situbondo Berlangsung Damai 
Berita Selanjutnya Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Mahasiswa di Situbondo Gelar Aksi Damai 

Komentar Anda