Portal Indonesia
ad

Usulan Utang Pemda Mubar Sebesar 200 Milyar Disetujui DPRD 

berita terkini
Plt Ketua DPRD Mubar, Cahwan (tengah) saat memimpin rapat paripurna tentang usulan persetujuan pinjaman daerah
ad

MUNA BARAT, (portalindonesia.co.id) - Usulan pinjaman dana yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat  (Mubar), Sulawesi Tenggara  kepada pemerintah pusat sebesar Rp 200 milyar telah disetujui oleh DPRD.

Melalui forum rapat paripurna, sembilan anggota DPRD Mubar kompak menyatakan setuju atas usulan pinjaman (utang) yang akan diajukan  Pemda Mubar ke pemerintah pusat.

Saat pimpinan sidang, Cahwan, meminta tanggapan persetujuan  lisan, sembilan anggota DPRD langsung memberikan jawaban setuju.

"Setuju" ungkap La Insafu dan delapan anggota DPRD lainnya, pada rapat paripurna tentang usulan persetujuan pinjaman daerah, yang digelar di Kantor DPRD Mubar, Senin  (19/11/18).

Pernyataan setuju oleh anggota DPRD juga disampaikan pada pandangan fraksi.

Ketua Fraksi Bihneka Tunggal Ika, La Insafu, mengatakan fraksinya menyetujui dana PIP Rp 200 milyar tersebut.

"Delapan orang anggota fraksi Bihneka Tunggal Ika yang hadir pada forum ini menyatakan setuju dengan usulan pemda Mubar. Mereka sepakat dan bertanda tangan," kata Insafu saat menyampaikan pandangan fraksi.

Jawaban setuju juga diutarakan fraksi Golkar. Melalui pandangan akhir fraksi yang dibacakan La Kudja, secara tegas fraksi partai beringin itu mengatakan setuju dan menerima.

"Fraksi Golkar telah menelaah usulan pemda Mubar tersebut. Secara regulasi telah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu kami setuju dan menerima usulan dana PIP ini untuk  diteruskan ke pemerintah pusat," ujar La Kudja saat membacakan pandangan fraksi.

Sementara itu fraksi Amanat Nasional tidak memberikan pandangan akhir karena anggota DPRD dari PAN pada rapat  paripurna hari ini tidak hadir.

Menurut Plt Ketua DPRD Mubar, Cahwan, rapat paripurna tentang usulan persetujuan dana pinjaman daerah dihadiri 11 anggota DPRD Mubar.

"Melihat daftar hadir yang ada. Dari 17 anggota DPRD, yang hadir sebanyak 11 orang. Jumlah peserta rapat sudah kuorum dan bisa dilangsungkan rapat paripurna," ungkap Cahwan yang tampil sebagai pimpinan sidang.

Menanggapi persetujuan dua fraksi itu, Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani mengucapkan terima kasih.

"Pemda Mubar sangat mengapresiasi atas sikap DPRD Mubar yang telah menyetujui usulan dana PIP sebanyak Rp 200 miliar yang akan diajukan ke pemerintah pusat. Bila usulan ini diterima oleh pemerintah pusat maka dana ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan dengan dana ini dapat meningkatkan PAD dan pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin baik. Sebab tanpa persetujuan DPRD, dana PIP tak bisa diusulkan ke pemerintah pusat. Karena persetujuan DPRD  salah satu syarat yang harus dipenuhi," katanya.

Pantauan portalindonesia.co.id, jalannya rapat paripurna tentang usulan persetujuan pinjaman daerah tersebut, tanpa interupsi. Secara umum jalannya sidang berlangsung lancar. 

Sidang sempat diskors sebanyak dua kali. Skors pertama  dilakukan atas permintaan Ketua Fraksi Bihneka Tunggal Ika, La Insafu. Skors ini diminta terkait pertemuan internal fraksi.

Sementara skors kedua dilakukan untuk istirahat dan  persiapan jawaban  Wakil Bupati Mubar untuk menanggapi pernyataan fraksi-fraksi.

Untuk diketahui usulan dana PIP sebesar Rp  200 milyar yang dilakukan Pemda Mubar ke Pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan di daerah ini.

Bila direstui pemerintah pusat, dana ratusan milyar tersebut akan digunakan untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah, jalan ringroad dan pembangunan perkantoran bumi praja Laworo.

Reporter : La Ode Biku
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Setelah 15 Menit Bebas, Henry J Gunawan Kembali Dijebloskan  ke Sel Tahanan
Berita Selanjutnya Ratusan Warga Bangsri Geruduk Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

Komentar Anda