Portal Indonesia
ad

Soal Dugaan Pelecehan Seksual, LBH Pusara Minta Polres Pamekasan Segera Usut Tuntas

berita terkini
LBH Pusara saat meyetorkan surat ke kani PPA Polres Pamekasan
ad

PAMEKASAN, (portalindonesia.co.id)- Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh okunum guru agama SDN di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terhadap siswinya dengan modus menyetorkan hafalan Juz Amma, disikapi serius oleh LBH Pusat Advokasi Masyarakat Nusantara (Pusara) Kamis (22/11/18).

Merupakan, Marsuto Alfianto, yang akan mengawal kasus pelecehan seksual terhadap sembilan siswi yang masih dibawah umur.

Alfian meminta agar pihak kepolisian untuk menegakan hukum terkait dugaan pelecehan seksual dan segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya datang ke kanit PPA Polres Pamekasan untuk menyetorkan surat untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru agama,” paparnya.

Menurutnya, penegakan hukum bukan berarti untuk menghukum orang, akan tetapi untuk mencari bukti materi yang berhubungan dengan korban pelecehan seksual tersebut.

“Kalau misalkan tidak ditemukan angka-angka itu, maka harus ada pernyataan dari polres pamekasan, biar tidak ada bias bawah, karena ini berhubungan dengan anak bawah umur,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, untuk menghubungkan orang-orang yang masuk pada undang-undang husus dan merupakan delik aduan.

“Maka karena ini delik umum, saya meminta pada orang-orang yang memahami hukum, masalah-masalah pencabulan ini, tidak melakukan pernyataan dan memberikan pernyataan bahwa kasus ini bukan delik aduan,” katanya.

Sementara itu, Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Diah PS berjanji akan segera mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru agama SDN.

"Nanti dari pihak PPA dan Reskrim Polres Pamekasan akan menindak lanjut dan pasti akan di usut tuntas," pungasnya.

 

Reporter : Muh.Mu'is
Editor : Ach Fajar
ad
Berita Sebelumnya Kh.D.Zawawi Imron Hadiri Dzikro Maulid Nabi di Desa Sawah Tengah 
Berita Selanjutnya Ratusan Warga Bangsri Geruduk Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

Komentar Anda