Portal Indonesia
ad

Rapat Paripurna Tingkat Dua, Raperda APBD Mubar 2019 Gagal Ditetapkan

berita terkini
Peserta rapat paripurna tentang Raperda APBD Mubar 2019 yang di hadiri oleh Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani dan perwakilan SKPD
ad

MUNA BARAT, (portalindonesia.co.id) - Rapat paripurna tingkat dua tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Muna Barat tahun 2019 gagal ditetapkan DPRD.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat  (Mubar) tidak bisa mengambil keputusan karena anggota DPRD yang hadir tidak kuorum.

Plt. Ketua DPRD Mubar, Cahwan, mengatakan pihaknya tidak bisa mengambil keputusan karena jumlah anggota legislatif yang datang pada rapat paripurna hanya 12 orang.

"Pada paripurna hari ini, DPRD tidak bisa mengambil keputusan. Peserta rapat tidak kuorum karena anggota legislatif yang hadir cuma 12 orang. Sementara untuk penetapan Raperda APBD harus dihadiri minimal 2/3 dari 20 anggota DPRD yang ada.Ini sesuai tata tertib yang ada di lembaga ini," jelas Cahwan saat memimpin sidang paripurna dua, yang berlangsung di Kantor DPRD Mubar, Selasa (27/11/18).

Kata dia, akibat tidak ada keputusan dari DPRD, maka pengambilan keputusan soal Raperda APBD Mubar tahun 2019 akan diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi sebagai perwakilan dari pemerintah pusat.

"Jika dalam pengambilan keputusan tidak kuorum maka Raperda APBD tersebut diserahkan ke gubernur. Ini sesuai amanah PP nomor 12 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD. Secara rinci hal ini diatur pada pasal 97 ayat 5. Seperti apa keputusannya tergantung hasil kajian pemerintah provinsi," bebernya.

Lanjut Cahwan, dokumen Raperda APBD Mubar 2019 itu akan diantar  langsung ke gubernur oleh Sekertaris DPRD (Sekwan) Mubar, Asbar Haenudin.

"Malam ini pak sekwan akan berangkat ke Kendari untuk membawa dokumen Raperda tersebut. Sebab batas waktu pembahasan Raperda APBD Mubar sisa satu hari. Jadi harus secepatnya diantar ke gubernur," katanya.

Pantauan portalindonesia.co.id, rapat paripurna tentang Raperda APBD Mubar tahun 2019 tersebut, sempat diskors selama dua kali. Tujuannya untuk memenuhi kuorum. Namun hingga dua kali sidang diskors, peserta rapat masih tetap 12 orang.

Usulan pengambilan keputusan pun datang dari sejumlah anggota DPRD Mubar.

Anggota DPRD Mubar, Made Wastawa mengusulkan agar paripurna hari ini tetap lahir keputusan. Ia berdalih berdasarkan jumlah anggota DPRD Mubar yang aktif sekarang berjumlah 17 orang. 

"Artinya, kalau melihat jumlah anggota DPRD saat ini, peserta rapat sudah  kuorum. Jumlah yang hadir 12 orang. Syarat untuk kuorum adalah 2/3 dari jumlah 17 anggota DPRD yang aktif. Saya mengungkapkan ini berdasarkan  jumlah  riil anggota DPRD yang aktif," tuturnya.

Pendapat Made Wastawa tersebut mendapat dukungan dari Anggota DPRD lainnya, La Insafu.

Ia berujar mau tidak mau rapat paripurna hari ini harus melahirkan keputusan. 

"Selama itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum dan administrasi, rapat paripurna harus jalan demi jalannya pemerintahan di daerah ini. Jangan mati bola ditangan kita. Kita cari solusinya," tandas La Insafu. 

Pendapat berbeda disampaikan Anggota DPRD, La Kudja. Menurutnya untuk memastikan kuorum atau tidak, harus merujuk pada tata tertib yang berlaku. 

"Untuk kepastian pengambilan keputusan kita harus konsultasi di pemerintah provinsi," katanya.

Kepastian sikap DPRD Mubar mengenai rapat paripurna ini, setelah mendapat penjelasan dari Wakil Ketua DPRD Mubar, Uking Djasa.

Setelah membacakan tata tertib pengambilan keputusan dari Uking Djasa, peserta rapat menyepakati penetapan Raperda APBD Mubar tahun 2019 diserahkan kepada pemerintah provinsi.

"Melihat tata tertib yang berlaku di lembaga ini, maka ruang yang memungkinkan untuk keluar dari persoalan tersebut adalah Raperda APBD Mubar 2019 diserahkan kepada Gubernur Sultra, Ali Mazi," jelas Uking. 

Reporter : La Ode Biku
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Tingkatkan Komoditas Pertanian, Petani di Purworejo Tanam Bawang Merah 
Berita Selanjutnya Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kejari Surabaya Bagikan Ribuan Stiker

Komentar Anda