Portal Indonesia
ad

Pemkab Jember Sediakan Lowongan Kerja Bagi Kaum Disabilitas di Jember

berita terkini
Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR bersama sejumlah kaum disabilitas
ad

JEMBER (portalindonesia.co.id.net) -  Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Tenaga Kerja menyediakan 72 lowongan kerja bagi para difabel yang berada dan tinggal di KabupatenJember, Jawa,Timur. 

Lowongan itu tersedia di Job Fair Perempuan dan Difabel, yang digelar di lapangan basket Alun-alun Jember, Sabtu (1/12/2018). 

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menjelaskan, job fair ini baru pertama kali digelar. "Bahkan pertama di Indonesia," katanya. 

Disebutkan, job fair ini menyediakan lowongan kerja khusus bagi kaum difabel dan perempuan. Lebih dari 500 peluang kerja dari berbagai perusahaan di Jember dan sekitarnya. 

"Dari 500 peluang kerja tersebut, ada 72 lowongan yang khusus untuk kaum difabel Jember," ungkap Bupati. 

Pada acara ini, bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada perusahaan yang menyediakan lowongan tersebut. Menurutnya, mereka itu berkomitmen terhadap peraturan daerah dan peraturan bupati terkait difabel. 

"Ketentuan dalam perda dan perbup mewajibkan perusahaan untuk memberikan kesempatan kerja minimal satu persen kepada difabel," jelasnya. 

Dikatakannya, lowongan ini disesuaikan dengan kondisi dan kompetensi yang dimiliki para difabel. Sehingga lowongan yang tersedia itu, diharapkan dapat diisi oleh para difabel di Jember. 

"Sejatinya, mereka juga mempunyai potensi yang luar biasa apabila bisa di tempatkan di tempat yang sesuai dengan kondisi dan potensinya," ujar bupati. 

Selain itu, pada Job Fair Perempuan dan Difabel ini juga menyediakan layanan administrasi kependudukan bagi pelamar yang kekurangan syarat administrasi. Bahkan, Dinas Tenaga Kerja sebagai penyelenggara melayani permohonan kartu kuning. 

Ketua Dewan Pertimbangan Perpenca (Persatuan Penyandang Cacat) Jember Asrorul Mais memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah yang menggelar job fair ini. “Ini yang sudah lama kami tunggu,” katanya. 

Terkait penyelenggaraan job fair, Mais memberikan catatan sebagai masukan untuk penyelenggaraan job fair berikutnya. 

Dalam penilaiannya, sebaiknya sebelum menggelar kegiatan ini diadakan pertemuan antara difabel pencari kerja dengan perusahaan. Hal ini untuk menyamakan pandangan. 

Sebab, berdasar pantauannya, difabel Jember masih merasa kurang percaya diri karena takut dengan kualifikasi pendidikan. Sementara pendidikan para difabel secara umum tidak tinggi. 

“Pekerjaan kan yang dibutuhkan skil, bukan pendidikan. Meski kualifikasi itu perlu juga,” terangnya. 

 

Reporter : Lutfi SH
Editor :
ad
Berita Sebelumnya Petani Ponorogo Kompak Gunakan Pupuk Organik Cair 
Berita Selanjutnya Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kejari Surabaya Bagikan Ribuan Stiker

Komentar Anda