Portal Indonesia
ad

Kasuami Raksasa di Kendari Pecahkan Rekor MURI

berita terkini
Kasuami raksasa di Kendari
ad

KENDARI, (portalindonesia.net) - Pembuatan makanan khas Sulawesi Tenggara (Sultra) berupa "Kasuami" dengan tinggi 2.5 meter dan diameter 1,8 meter, pecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kasuami tertinggi. 

Pembuatan kasuami raksasa ini merupakan salah satu kegiatan dalam acara Kendari Food Festival (KF2) yang diselenggarakan selama lima hari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dimana rekor Kasuami tertinggi ini diraih saat puncak acara KF2 yang diselenggarakan di Lapangan Eks MTQ, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (2/12/2018) malam. 

Baca Juga : Penertiban PKL di Pamekasan Mendapatkan Penolakan

Ketua KF2 Muhammad Yusri, mengatakan pembuatan kasuami itu dilakukan pada hari terakhir. 

"Acara puncak KF2 ini kita khususkan untuk pembuatan kasuami raksasa," kata Yusri. 

Menurut dia, prestasi luar biasa tersebut merupakan buah dari kerjasama antara panitia pelaksana dan Perkumpulan Chef Profesional Indonesia  (PCPI). 

"Rekor MURI yang diraih pada kesempatan ini adalah hasil kerjasama yang terlibat pada KF2," ucapnya. 

Yusri berharap kegiatan seperti ini dimasa yang akan datang mendapat dukungan dari pemerintah setempat baik itu Pemerintah Kota Kendari maupun Pemerintah Provinsi Sultra.

"Ini kegiatan yang bagus, kita bisa memperkenalkan makanan khas Sultra. Jadi kita berharap kedepannya bisa mendapat suport dari pemerintah" ungkapnya. 

Baca Juga : Bencana Tanah Longsor Putuskan Akses Jalan di Ponorogo

Pantauan portalindonesia.net, penyerahan sertifikat rekor MURI tersebut dilakukan oleh Triyono selaku perwakilan dari lembaga MURI yang diberikan kepada Ketua PCPI Sultra, Esar Dwi Saputra.   

Ketua PCPI Kendari, Esar Dwi Saputra, mengatakan proses pembuatan kasuami raksasa ini membutuhkan waktu 16 jam. 

"Kita membuat kasuami ini dimulai  pukul 03.00 dini hari hingga pukul 19 00 Wita," terang Esar. 

Ia menjelaskan, bahan baku pembuatan  kasuami raksasa tersebut semuanya dari ubi kayu. 

"Hingga selesai, ubi kayu yang dihabiskan sebanyak dua ton," pungkasnya. 

Reporter : Risman
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Bupati Faida : Peringatan Hari Disabilitas Internasional Sangat Luar Biasa 
Berita Selanjutnya Pelaku Asusila Resahkan Warga, Digelandang ke Mapolres Situbondo 

Komentar Anda