Portal Indonesia
ad

Mahasiswa S2 Asal Gresik Pengunggah Video Bugil Mantan Diamankan Polda Jatim

berita terkini
Pres Rilis digelar di Balai Wartawan Polda Jatim
ad

SURABAYA,(portalindonesia.net) - Kerap mengunggah video porno dari enam mantan sendiri, M Yusuf Arifin (23) asal Gresik diringkus Anggota Subdit Siber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, tersangka merupakan mahasiswa Program Pendidikan Magister (S2) salah satu Universitas Negeri di Surabaya mengunggah video bugil mantan pacarnya itu di situs dewasa www.xvideos.com.

Baca Juga : Viral...!!! Putusan Kasasi Wisnu Wardhana Tersebar di Medsos

"Selain meng-upload, dalam video mantan pacarnya di situs dewasa tersebut juga disertai ancaman," terang Barung pada awak media di balai wartawan Polda Jawa Timur, Kamis (6/12/2018).

Dijelaskan Wadir Reskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Arman Asmara, motif tersangka Yusuf merekam tubuh wanita yang sudah menjalin hubungan dengannya itu lantaran karena cemburu. Pada petugas ia mengaku masih ada rasa cinta, jadi apapun pasti akan dilakukan termasuk harus bugil melalui video call.

"Konten-konten porno dari para korban itu diunggah tersangka di web yang dibuat sejak tahun 2013 menggunakan akun anonim miliknya sendiri. Situs ini lumayan terkenal di kalangan para peselancar konten dewasa," katanya.

Baca Juga : Kejari Sumenep Menahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek Pemeliharaan Jalan

Hasil rekaman video masih kata Arman, digunakan tersangka sebagai alat pengancaman agar hal serupa kembali dilakukan sang pacar dengan pose bugil yang berbeda. Jika menolak, video porno korban akan diunggah di media sosial.

"Modus operandinya, tersangka menggaet wanita-wanita ini jadi pacar. Kemudian melakukan video call dan minta korban pose bugil, mulai buka baju hingga celananya. Korban mau menuruti, karena awalnya pacaran kemudian direkam pertama kali. Selanjutnya korban mau menuruti karena diancam video pertama akan di upload lagi, jika tidak mau menuruti tersangka agar korban melakukan berbagai gaya," imbuhnya.

Alasan tersangka menyimpan video itu hanya untuk memuaskan hasrat seksualnya. Perbuatan tersangka melanggar Undang-Undang ITE nomor 19 tahun 2016.

Reporter: Adi

Reporter : Addy M.a.z
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Polda Kepri Kembali Gagalkan Perdagangan Orang 
Berita Selanjutnya Pelaku Asusila Resahkan Warga, Digelandang ke Mapolres Situbondo 

Komentar Anda