Portal Indonesia
Iklan mubar

Penyidikan Rampung, Berkas Kasus Ahmad Dhani Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

berita terkini
Richard Marpaung Selaku Kasipenkum Kejati Jatim
ramadhan

SURABAYA, (portalindonesia.net) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, menerima pelimpahan berkas atau tahap pertama dalam kasus pencemaran nama baik dengan tersangka Ahmad Dani yang dikirimkan Penyidik Polda Jatim, Jum'at (7/12/2018). Hal tersebut dibenarkan Richard Marpaung selaku Kasipenkum Kejati Jatim.

Dijelaskan Richard, pelimpahan tahap pertama perkara yang menyeret pentolan grup band Dewa19 ini diterima sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu, pihak Kejaksaan membutuhkan waktu 14 hari untuk meneliti formil dan materil.

Sebelum berkas dinyatakan sempurna atau P21 dan dilakukan tahap II, pihaknya akan menentukan sikap apakah berkas dari penyidik ini sudah lengkap atau tidak.

"Iya benar, hari ini Kejaksaan menerima berkas Ahmad Dhani dalam kasus Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE). Kami diberi waktu oleh Undang-Undang untuk meneliti kelengkapan formil dan materil dalam 14 hari kedepan sambil kami menentukan sikap, apakah ini lengkap apa tidak," terang Richard Marpaung pada portalindonesia.net, Jum'at (7/12/2018).

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menambahkan, bahwa pihak Penyidik telah merampungkan proses penyidikan. Dan selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk ditindaklanjuti.

Menurut Barung, pelimpahan berkas Ahmad Dhani ini menjadi tolak ukur Polda Jatim menanganu kasus hukum yang dilaporkan masyarakat. Ia juga menegaskan, pihaknya tidak akan tebang pilih memproses yang bersangkutan sesuai hukum.

"Kalau untuk tahap II sendiri akan dilaksanakan jika berkas pertama diterima dan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum," kata Barung di balai wartawan Polda Jatim, Jum'at (7/12/2018).

Dalam kasus ini, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik Banser dalam video vlog yang dibuatnya di Hotel Majapahit Surabaya, Minggu (26/8/2018) lalu.

Dhani diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) 2016 pasal 27 ayat 3 terkait pencemaran nama baik ancaman hukuman pidana penjara empat tahun.

Reporter: Adi

Reporter : Fauzi/Makmun
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Kedapatan Indehoi, Pasangan Kumpul Kebo Diringkus Satpol PP Pamekasan
Berita Selanjutnya Prof. Mas’ud: Tugas Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Komentar Anda