Portal Indonesia
ad

Suko Widodo Akui Pengunggah Video Bugil Mantan di Medsos Masih Berstatus Maba

berita terkini
Ketua Pusat Informasi Humas Universitas Airlangga, Suko Widodo Didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
ad

SURABAYA, (portalindonesia.net) - Beredarnya berita soal status pendidikan M Yusuf Arifin (23) warga asal Gresik merupakan mahasiswa Program Pendidikan Magister (S2) dari Unair yang ditangkap Polda Jawa Timur dalam kasus mengunggah video sang mantan kekasih di media sosial (Medsos) mendapat bantahan dari Ketua Pusat Informasi Humas Universitas Airlangga, Suko Widodo, Jum'at (7/12/2018).

Dalam bantahan, Suko menyatakan bahwa tersangka Yusuf bukan mahasiswa program magister Hubungan Internasional (HI). Lebih tepat, tersangka Yusuf adalah calon Mahasiswa Baru (Maba) program magister Ilmu Hukum (IH).

Baca Juga : Penyidikan Rampung, Berkas Kasus Ahmad Dhani Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Hal tersebut diyakinkan Suko setelah pihaknya mengkorscek daftar kemahasiswaan Universitas Negeri di Surabaya tersebut, bahwa tersangka bukan merupakan mahasiswa, melainkan masih berstatus calon mahasiswa (Maba).

"Awalnya kami ragu, karena di pemberitaan (tersangka) disebut Hubungan Internasional atau HI. Setelah kami cek di daftarnya, ternyata tidak ada HI kebalik, (maksudnya) Ilmu Hukum, tetapi jurusannya memang hubungan internasional," papar Suko didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Balai Wartawan Polda Jatim, Jum'at (7/12/2018).

Tersangka Yusuf yang menyebarkan video telanjang para korban, masih kata Suko, memang diterima di program studi (prodi) S2 Unair. Namun Yusuf belum berstatus sebagai mahasiswa Unair. "Yang bersangkutan ini memang tercatat diterima di magister ilmu hukum, tetapi statusnya masih calon mahasiswa baru," paparnya.

Baca Juga : Kedapatan Indehoi, Pasangan Kumpul Kebo Diringkus Satpol PP Pamekasan

Suko juga menjelaskan, tersangka Yusuf baru resmi dikukuhkan sebagai mahasiswa Unair dalam program magister Ilmu Hukum ini pada Februari 2019 mendatang. Akan tetapi, karena bersangkutan terjerat kasus pelanggaran Undang-undang Informasi Teknologi dan Elektronik (ITE), maka otomatis yang bersangkutan gugur sebagai calon Maba.

Namun diakui Suko, untuk program sarjananya tersangka Yusuf adalah Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Ia menegaskan kembali bila apa yang menimpa pemuda asal Gresik itu merupakan masalah pribadi, tidak ada sangkut pautnya dengan akademi tempat tersangka pernah menimba ilmu.

"S1 memang dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga angkatan 2014, lulus pada bulan Maret 2018 lalu," akui dihadapan sejumlah awak media, (7/12/2018).

Untuk prestasi ketika Yusuf menjadi mahasiswa Unair, diceritakan Suko, bahwa yang bersangkutan tidak memiliki catatan sebagai mahasiswa berprestasi.

Diberitakan sebelumnya, M Yusuf ditangkap Polda Jatim lantaran sengaja mengunggah rekaman video enam wanita di sebuah situs dewasa. Mereka adalah mantan kekasih Yusuf. Dalam aksi perekaman itu, tersangka mengancam kepada korban, bahwa video bakal disebar ke sejumlah akun media sosial bila tak menuruti kemauan tersangka.

Aksi nyleneh Yusuf pun dapat dihentikan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, usai pihaknya menemukan sejumlah konten porno hasil unggahan pelaku dalam giat siber patrol di dunia maya. M Yusuf yang sempat mengaku seorang mahasiswa Unair program magister hubungan internasional ini ditangkap Polda Jatim.

Reporter : Adi

Reporter : Addy M.a.z
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Penyidikan Rampung, Berkas Kasus Ahmad Dhani Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan
Berita Selanjutnya Badan Amil Zakat Nasional Adakan Pelatihan Jahit di Kota Bekasi

Komentar Anda