Portal Indonesia
Habibie

Residivis Narkoba Lakukan Aksi Penipuan, Ditangkap Anggota Polda Jatim

berita terkini
Residivis narkoba (tengah/memakai baju tahananan) yang ditangkap anggota Polda Jatim
ramadhan

SURABAYA,(portalindonesia.net) - Anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar kasus penipuan berkedok lowongan pekerjaan di Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat untuk Surabaya, dan menangkap tersangka atas nama Joko Susilo (37), Warga Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya yang mengaku sebagai Human Resource Departemen (HRD) pada hari Rabu, tanggal 14 November 2018 kemarin.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi menjelaskan, ada sekitar 6 orang menjadi korban Joko dengan cara mengiming-imingi lowongan pekerjaan di Konjen tersebut yang disebar melalui akun Media Sosial (Medsos) Facebook Bimo Nugroho. Tersangka sengaja memasang foto logo konsulat pada akun Facebook yang ia pakai untuk menjerat korban.

"Yang bersangkutan mencatut sejumlah nama karyawan yang masih aktif bekerja di Konjen Amerika Serikat untuk Surabaya. Korban mengatasnamakan juga karyawan-karyawan Konjen di Amerika. Nama-namanya dia tahu," kata Harissandi, Senin (10/12/2018).

Ketika ada calon korban yang berminat dengan lowongan kerja yang telah disebar tersangka di Medsos, kemudian tersangka memberikan nomer pribadi. Joko melanjutkan aksinya dengan membujuk korban.

Berbagai macam fasilitas yang akan diperoleh korban setelah diterima di Konjen Amerika Serikat pun disampaikan, salah satu terkait gaji yang bakal diterima sebesar Rp 6.000.000,- (enam juta rupiah) per bulan. Tergiur dengan gaji yang dijanjikan tersangka, para calon korban pun bersedia memenuhi syarat yang ditawarkan tersangka Joko yakni, dengan menyetor sejumlah uang untuk keperluan administrasi sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).

Total keuntungan diperoleh tersangka mencapai Rp 12.000.000,- (dua belas juta rupiah). Aksi tergolong pelanggaran hukum undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) tersebut, Joko lakukan seorang diri.

AKBP Harissandi juga menambahkan bahwa tersangka Joko pernah bekerja di Konjen Amerika Serikat untuk Surabaya, dan dikeluarkan pada tahun 2008 lalu. Meski kenal betul nama semua karyawan Konjen Amerika Serikat di Surabaya, Joko melakukan sendirian tanpa keterlibatan orang dalam Konjen.

“Kita sudah koordinasikan dan kita sudah mengambil keterangan dari Konjen Amerika. Konjen Amerika juga mengapresiasi atas penangkapan pelaku penipuan mengatasnamakan Konjen Amerika Serikat,” lanjutnya.

Bukan cuma mantan karyawan Konjen Amerika Serikat di Surabaya, tersangka asal Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya tersebut, juga mantan seorang Narapidana (Napi) dalam kasus penyalahgunaan Narkoba yang menghuni Lapas Madiun.

“Dia baru keluar dari penjara kasus Narkoba bulan Maret 2018. Dia kena hukuman 5 tahun di Madiun,” kata Harissandi.

Usai delapan bulan keluar dari Lapas, Joko Susilo tak memiliki pekerjaan tetap. Pria pengangguran ini lantas mempunyai ide jahat. Menyebarluaskan informasi bohong adanya lowongan kerja Konjen Amerika Serikat di Surabaya melalui akun Facebook miliknya.

Dari aksinya itu, enam orang menjadi korban setelah menyetor sejumlah uang yang disebut tersangka sebagai syarat administrasi. Total kerugian korban mencapai Rp 12 juta. Padahal, uang tersebut masuk ke kantong pribadinya. Loker yang dimaksud pun isapan jempol belaka.

Petugas Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim kemudian menangkap pelaku usai mendapat laporan dari korban. Joko dibekuk pada hari Rabu, tanggal 14 November 2018.

Atas perbuatannya, Jokk dijerat Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik Nomor 19 Tahun 2016 tentang Manipulasi, Penciptaan, Perubahan, Penghilangan, Pengrusakan Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik dengan tujuan seolah-olah data yang otentik serta penipuan.

"Tersangka terancam hukuman paling lama 7 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah)," pungkas Harissandi diakhir press rilis di Balai Wartawan Polda Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

 

Reporter : Fauzi/Makmun
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Peringati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Mahasiswa di Situbondo Gelar Aksi Damai 
Berita Selanjutnya Digugat Cerai Istri, Pria Ini Gantung Diri

Komentar Anda