Portal Indonesia
IKLAN HPN

Musrenbang Kelurahan Oro-Oro Dowo Kota Malang, Bahas Skala Prioritas  

berita terkini
Lurah Oro-Oro Dowo, Chrisman Sudarmodjo, SH, saat memberikan sambutan
ad

MALANG RAYA, (portalindonesia.net) - Mengacu pada Permendagri No 130/2018 tentang kegiatan pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat diwilayah kelurahan ditambah dengan Perwali kota Malang no 6/2018 tentang dana pembangunan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kelurahan. Maka usulan masyarakat dalam pembangunan wilayah hendaknya mendahulukan skala prioritas.Terutama soal drainase dan sanitasi, sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Walikota dalam rapat kerjanya dengan perangkat Lurah se Kota Malang. 

Hal itu disampaikan oleh Lurah Oro-Oro Dowo dalam Musrenbangkel tahun anggaran 2019 di kantor kelurahan setempat, Senin (21/01/2019) malam, yang dihadiri oleh Camat Klojen, perwakilan Pemkot dari Barenlitbang, perangkat RW, Babinsa, Babinkantibmas, perwakilan sekolah, dan tokoh masyarakat setempat. 

BACA JUGA : Penampilan Santai Wali kota Malang Saat Memantau Rekayasa Lalulintas

Musrenbangkel tersebut juga dihadiri akademisi dari Universitas Barawijaya jurusan Administrasi Hukum, yang nantinya bertindak selaku pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di wilayah Kelurahan Oro-Oro Dowo. 

Camat Klojen dalam sambutannya secara singkat menjelaskan usulan warga tingkat RW untuk prses Musrenbang tingkat kelurahan agar dirembuk dan dimatangkan terlebih dahulu, sebelum usulan yang bersifat reguler tersebut disampaikan kepihak kecamatan untuk diteruskan ke Pemkot Malang. Sedangkan untuk yang bersifat emergency dan urgen, proposal terkait infrastruktur bisa langsung ditujukan ke dinas PU atau ke BPBD terkait pencegahan bencana.

Dalam Musrenbang malam itu, Ketua LPMK, Kadir Wahyudi, selaku koordinator langsung pada pokok persoalan membedah usulan dari 10 RW terkait skala prioritas.

"Mumpung Musrenbang kali ini ada Pendampingan dari pihak akademisi, maka tentang skala prioritas yang menjadi rujukan dari usulan semua RW yang masuk dan kami terima, jika ada perubahan segera disampaikan saat ini juga," lanjutnya.

"dan tujuan Pendampingan dari akademisi ini, agar dalam proses pelaksanaan pembangunan kita tertib administrasi, tertib anggaran hingga pekerjaan sesuai dengan target waktu." tutur Ketua LPMK, Kadir Wahyudi. 

Acara Musrenbang tersebut diakhir dengan penetapan delegasi lima orang terdiri dari unsur LPMK, RW Kelurahan, PKK dan Tokoh Masyarakat. 

Usai acagar kepada awak media, Lurah Oro-Oro Dowo, Chrisman Sudarmodjo ,SH menyampaikan rasa optimismenya terkait progres pelaksanaan pembangunan dan rasa kebersamaan masyarakat di wilayahnya yang tercermin melalui acara Musrenbangkel.

"Mengingat sekarang ini, support anggaran pembangunan untuk wilayah kelurahan baik dari APBD/Provinsi, APBN maupun CSR yang mekanisme jumlah dan juknisnya masih dalam penggodokan. Maka kehadiran akademisi jurusan hukum administrasi, sangat tepat bertindak sebagai pendamping dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang diprioritaskan," bebernya. 

Ditambahkannya, selain pendampingan dari pihak Universitas Brawijaya, agar semua bisa tertib administrasi dan tertib penggunaan transparasi anggaran, serta tepat waktu sesuai schedule.

Galih

Reporter : Galih
Editor : Abdul Hakim
INAKER
Berita Sebelumnya Penampilan Santai Wali kota Malang Saat Memantau Rekayasa Lalulintas 
Berita Selanjutnya Dari Niat Tulus Bersedekah, Posko Logistik Syafa'at di Acara Munajat Akbar 212.

Komentar Anda