Portal Indonesia
IKLAN HPN

IPNU-IPPNU Leces Probolinggo, Gelar Diklat Jurnalistik

berita terkini
IPNU-IPPNU Leces saat menggelar Diklat Jurnalistik
ad

PROBOLINGGO, ) portalindonesia.net) - Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Leces, menggelar pelatihan jurnalistik di Aula Ponpes Nurul Falah, Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (27/1/2019) pagi.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Leces, Abdul Karim mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para pelajar NU baik IPNU-IPPNU tentang dunia tulis menulis.

“Peserta merupakan perwakilan IPNU-IPPNU se Kecamatan Leces," jelasnya.

Karim berharap, hasil pelatihan dapat dipraktikan oleh para pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Leces untuk mengoptimalkan dan menghidupkan media yang dimiliki oleh PAC IPNU-IPPNU Leces.

“IPNU-IPPNU punya media, ada Facebook, Instagram dan lainnya. Sehingga pasca pelatihan ini, diharapkan rekan-rekanita bisa maksimalkannya,” ungkap Karim. 

Sementara itu, Narasumber pelatihan, Saifullah mengemukakan, ilmu jurnalistik perlu dimiliki dan diterapkan oleh pelajar NU baik IPNU maupun IPPNU. Hal itu penting untuk menyebarkan kegiatan – kegiatan yang dilakukan oleh organisasi.

“Pada dasarnya semua orang itu bisa menulis. Tidak harus jadi wartawan. IPNU-IPPNU punya kewajiban memberitakan hal-hal yang baik misalnya melalui media yang dimiliki,” ujarnya.

Menurut Mas Sip panggilan akrabnya, cara penulisan berita yang baik harus memenuhi unsur-unsur berita yakni 5W + 1 H. Dimana mencakup, What (Apa), Where (Dimana), When (Kapan), Who (Siapa), Why (Mengapa) + How (Bagaimana).

“Berita yang baik harus memuat semua unsur berita. Penulisan tidak harus urut, disesuaikan dengan selera penulis,” jelasnya.

Disela pemaparan, salah satu peserta pelatihan, Maimuna melontaran pertanyaan kepada narasumber tentang bagaimana cara membuat judul yang baik dan cara memposting berita supaya tidak menyinggung orang lain.

“Judul yang menarik itu tidak lebih dari 7 kata. Kemudian, ketika memposting sesuatu lewat medsos, kita harus tahu sasarannya dan memperhatikan orang lain dan utamakan postingan yang baik, sehingga tidak menyinggung orang lain,” jawaban narasumber di hadapan semua perserta diklat.

Mas Sip menambahkan, kader IPNU-IPPNU harus memiliki ketajaman dalam melihat hal-hal yang baik, sehingga akan menjadi jurnalis yang baik. “Inilah pentingnya jurnalis NU,” imbuhnya.

Reporter : H. Syamsul Mu'arif
Editor : Abdul Hakim
INAKER
Berita Sebelumnya Menengok Suasana Posko TKD Capres 01 Kota Malang
Berita Selanjutnya Dari Niat Tulus Bersedekah, Posko Logistik Syafa'at di Acara Munajat Akbar 212.

Komentar Anda