Portal Indonesia
lowongan beriklan

Warga Bandung Sulap Sampah Jadi Vaping Block

berita terkini
Wali Kota Bandung Oded M. Danial bersama warga RW 12 dan RW 14 Riung Bandung, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
222

BANDUNG (portalindonesia.net) - Berbagai macam cara dilakukan untuk mengatasi dan menanggulangi sampah plastik di Kota Bandung. Salah satu langkah untuk penanggulangan dan pemanfaatan sampah tersebut, Pemerintah Kota Bandung meluncurkan Program Kang Pisman (Pisahkan, Kurangi dan Manfaatkan).

Dalam realisasi program Kang Pisma ini, bagi warga Riung Bandung, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, khususnya warga RW 12 dan 14 berhasil memproduksi sampah plastik menjadi Paving Block. Sampah plastik tersebut didapat dari warga setelah sebelumnya ditampung di bank sampah dahulu agar lebih mudah mengolah sampah, khususnya jenis plastik. 

Ketika ditemui usai sholat Subuh berjamaah pada Minggu (3/2/2019) di Masjid Nurul Fikri, Riung Bandung RW 14, Kelurahan Cisaranten, Kecamatan Gedebage, Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial mengatakan, pogram Kang Pisman ini bentuk upaya peanggulangan dan pemanpaatan sampah plastik. Selain bisa diproduksi menjadi parabot rumah tangga, agar bisa diproduksi yang lain.

"Alhamdulillah warga RW 12 dan RW 14 bisa memproduksi paving block dari bahan sampah plastik, ini metoda baru dan kami selaku pemerintahan terus mendukung agar warga bisa memproduksi bentuk lain dan bisa dimanfaatkan hasilnya. Dengan memproduksi paving block dari bahan sampah plastik, semoga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Oded.

Menurut Oded, warga RW 2 dan RW 14 Riung Bandung, sudah memberikan contoh terbaik. Mereka sudah membantu Pemerintah Kota Bandung. Diluar dugaan Oded, warga bisa memproduksi paving block dari sampah platik dan hasilnya sangat baik. "Sungguh luar biasa, ini merupakan inovasi baru. Hasil karya warga Riung Bandung harus dikembangkan," lanjut Oded.

Sebagai salah satu cara untuk mengimplementasikan slogan Bandung Bersih, lanjut Oded, jangan terus menerus Bandung dipersoalkan sampah. "Kita harus berinovasi dalam mengelola sampah dan pemanfaatannya. Saya mengharapkan kepada warga Kota Bandung agar memiliki ide atau gagasan tentang mengatasi persoalan sampah dan solusinya," imbuhnnya.

Hasil pantauan dilapangan menyebutkan, setiap hari warga masyarakat RW 12 dan RW 14 mengumpulkan sampah plastik di rumahnya masing - masing. Kemudian dikumpulkan di Bank Sampah yang sudah disediakan. Dalam 15 kg sampah plastik menghasikan 1 paving block. Kwalitas paving block yang terbuat dari bahan sampah platik sangat kuat. Paving block diproduksi sama dengan ukuran paving block pada umumnya.

 

Reporter : Muh. Yadi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Mengintip Batik Mas Hasil Karya Warga Bondowoso 
Berita Selanjutnya Pra Musda, IPJT Gelar Rapat Persiapan di Kendal

Komentar Anda