Portal Indonesia
IKLAN HPN

Detik-detik Bus Kramat Jati Terguling di Cicalengka

berita terkini
Saat para petugas berusaha mengevakuasi korban kecelakaan bus Kramat Jati di Jl. By Pass Cicalengka, Kabupaten Bandung
ad

BANDUNG (portalindonesia.net) - Diduga sopir ngantuk, sebuah bus Kramat Jati Nopol D 7591 AF Garut - Bandung sekitar pukul 03.35 Rabu (6/2/2019) dini hari, terguling di Jl. By Pass Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Akibatnya, bus yang datang dari arah Garut menuju Bandung itu terbang bebas masuk jurang di sisi jembatan, setelah sebelumnya mobil itu oleng dan lepas kendali hingga ahirnya menabrak pohon lalu terjungkel ke tebing. 

Beberapa warga Kampung Cipetag Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicalengaka yang berada disekitar lokasi kejadian, sempat mendengar suara tergulingnya bus Kramat Jati tersebut. 

Menurut Asef salah seorang warga, insiden kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. "Kebetulan saat itu, saya mau berangkat belanja ke pasar. Tiba - tiba mendengar bunyi semacam benda membentur benda keras. Saat itu warga masih tidur, tapi saya yang sedang perjalanan hendak belanja sempat memberi tahu ke warga dari kejauhan dngan harapan ada warga yang mendengar" tutur Asef (65) pedagang jajanan.

Begitu juga yang dilontarkan Kang Dadang (49), salah satu warga yang tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Dadang mengaku tidak mengetahui kronologi kejadian, namun sekitar pukul 03.35 dini hari Rabu (6/2/2019) ia juga mendengar suara benturan arahnya dari jembatan.

"Saya tidak tau pak. Waktu mendengar suara benturan bunyi keras sekali, sampai terbangun" ujar kang Dadang.

Setelah itu, puluhan warga mendatangi lokasi dimana sumber suara benturan tersebut. 

Kapolres Kabupaten BBandung, AKBP Indra Hermawan kepada wartawan menjelaskan, untuk dugaan sementara kecelakaan diakibatkan sopir kehilangan kendali. Pihak Kepolisian masih mencari sopir yang sempat melarikan diri.

Dalam kecelakaan ttersebut, menurut AKBP Hermawan, mengakibatkan 2 orang meninggal dunia. Korban yang telah teridentifikasi bernama Saimun (42) berasal dari Wonogori Jawa Tengah. Sementara 1 orang korban lagi belum teridentifikasi.

"Kejadian ini masih dalam penyelidikan, jika kita lihat kondisi bus sudah sangat tua. Maka hal itu kami perlu mengkoordinasikan dengan Dinas Perhubungan untuk memeriksa sistem kendaraan. Adapun korban sudah dievakusi ke RSUD Cicalengka," ungkap Indra.

Lebih lanjut Indra menjelaskan, data sementara para korban mengalami luka berat dan luka ringan sebanyak 10 orang dan satu diantaranya masih balita. Balita itu bernama Achmad Arifin (9 bulan) warga Wonogiri Jawa Tengah. Adapun yang mengalami luka berat yaitu Aida (10) asal dari Kabupaten Cianjur.

Pantauan portalindonesia.net di lokasi kejadian pada pukul 04.00 Rabu pagi (6/2/2019), korban belum ada yang dievakusi. Korban di dalam bus Kramat Jati rata - rata terjepit badan bus dan jok, jeritan menahan kesakitan pun terdengar. Ada yang minta tolong dan merintih.

Saat itu, tidak ada satu pun warga yang berani mendekat, beberapa warga mencari kernek dan sopir. Diantara orang yang di dalam bus tidak terdapat yang menggunakan seragam PO. Keramat Jati. Warga pun menduga sopir dan kernek telah melarika diri.

Sekitar pukul 04.15 WIB tim evakuasi terdiri dari anggota SAR basarnas Bandung, PMI, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Damkar Kabupaten Bandung dan warga masyarakat melakukan evakuasi. Evakuasi terhadap korban dilakukan hingga pukul 06.17 WIB karena kondisi sejumlah korban terjepit badan mobil, sehingga proses evakuasi mengalami kesulitan.

Setelah dilakukan evakuasi, selanjutnya para korban langsung dilarikan ke RSUD Cicalengka.

Reporter : Muh. Yadi
Editor : Abdul Hakim
INAKER
Berita Sebelumnya Tim Bravo 5 Kota Malang Sosialisasikan Pasangan Salah Satu Capres
Berita Selanjutnya Dari Niat Tulus Bersedekah, Posko Logistik Syafa'at di Acara Munajat Akbar 212.

Komentar Anda