Portal Indonesia
IKLAN HPN

Kota Malang Diguyur Hujan Deras, Tembok Pabrik Kerupuk Ambrol

berita terkini
Kondisi disekitar pabrik yang temboknya ambrol
ad

MALANG RAYA (portalindonesia.net) - Hujan deras yang melanda Kota Malang mulai Minggu malam hingga Senin pagi, mengakibatkan tembok belakang sebuah pabrik kerupuk yang berlokasi di Jalan Kelapa Sawit Gg 10 RT 03 RW 03 Kelurahan Pisang Candi, ambrol dan menimpa tembok dapur rumah milik warga sekitar.

Pemilik pabrik, Edy Suparman, menuturkan kejadian pada awak media, Senin (11 /02 /2019), bahwa ambrolnya tembok pabriknya terjadi pada dini hari jam 02.30 WIB.

"Tidak ada tanda - tanda atau apapun, tiba- tiba terdengar suara gemuruh. Setelah saya lihat, ternyata tembok sudah runtuh sekitar 
15 meter," terang Eddy.

Padahal menurut Edy, saluran air sedang dalam renovasi dan sudah proses 60% pengerjaan. Tapi keduluan ambrol tergerus air disebabkan hujan deras. 

Pemilik rumah yang tembok rumahnya berlubang dan retak-retak dan berada tak jauh dari pabrik, Lastri menuturkan, bahwa saat kejadian, dia dan keluarganya masih tertidur lelap. Lantaran mendengar suara yang keras, Lastri berikut keluarganya terbangun karena kaget mendengar suara keras tersebut, lalu berlari keluar rumah dan melihat apa yang terjadi. Ternyata tembok pabrik yang tepat diatas rumahnya sudah ambrol.

Tidak hanya tembok rumah Lastri yang rusak, pagar tembok rumah Selamet juga mengalami nasib yang sama. Selamet mengungkapkan, sebetulnya warga yang rumahnya berada tepat di bawah pagar tembok pabrik merasa kawatir jika tiba-tiba runtuh seperti sekarang.

Pantauan dilokasi, sudah ada personel dari BPBD Kota Malang yang telah menyiapkan langkah antisipasi dengan membersihkan material yang menutup akses jalan yang biasa dilalui warga. BPBD juga masih mendata kerusakan yang timbulkan akibat ambrolnya tembok tersebut.

Reporter : Junaedi
Editor : Abdul Hakim
INAKER
Berita Sebelumnya Aksi Donor Darah Semarakan HPN Ponorogo
Berita Selanjutnya Dari Niat Tulus Bersedekah, Posko Logistik Syafa'at di Acara Munajat Akbar 212.

Komentar Anda