Portal Indonesia
ad

Ketua KPU Pemalang: Peran Serta Wartawan Dalam Mensukseskan Pemilu 2019.

berita terkini
Temu Media dalam rangka peran serta pers dalam mensukses pemilu 2019. Photo. Doc.
ad

PEMALANG (portalindonesia.net) -  Ketua KPU Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, Mustaghfirin M, hadir dalam  acara Temu Media Dalam Rangka Peningkatkan Partisipasi Pemilih Pemilu 2019 di ruang Ball Room Hotel Winer Pemalang, Sabtu (16/2/2019). 

Ia menyampaikan kehadiran Insan pers di republik ini sangat dibutuhkan dalam menumbuh kembangkan kemerdekaan dan peradaban bangsa yang hakiki. Selain itu pers berperan penting dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain bagian dari sosial kontrol, pers juga memiliki fungsi untuk menyampaikan paham - paham nasionalisme serta menumbuhkembangkan semangat patriotisme di tengah masyarakat.

Dalam acara yang dihadiri beberapa nara sumber diantaranya Sekretaris KPU Pemalang, Sekretaris Daerah Pemkab Pemalang, Kepala Dinas Kominfo Pemalang dan para awak media baik dari Kabupaten Pemalang maupun luar Pemalang, Mustaghfirin menghimbau kepada kepada wartawan (insan pers) baik yang bertugas meliput di Pemkab Pemalang atau di luar Pemkab Pemalang. Agar para wartawan ikut berperan aktif dalam mensukseskan jalannya pemilu serentak tahun 2019 mendatang. Peran serta insan pers sangat dibutuhkan di tengah - tengah masyarakat dalam menjaga kesatuan dan persatuan serta memiliki fungsi dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dikemukakan oleh Mustaghfirin, Pers selain sebagai kontrol sosial juga berada dalam pemerintahan merupakan pilar ke 4 Demokrasi setelah Eksekutif, Legeslatif dan Yudikatif. Walaupun berada diluar sistem politik formal, keberadaan pers memiliki strategis dalam informasi massa. "atas peran serta bersama masyarakat, maka kami pihak pelaksana dari KPU dapat menerima aspitasi dari masyarakat melalui para wartawan" ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pemalang Drs. Nugroho Budi Raharjo, M.M., mengatakan. Pihaknya sangat mengafresiasi baik dari media cetak, online maupun electronik. Dalam karya tulisnya yang patut dibanggakan, Nugroho lebih menekankan agar insan pers mentaati Undang - Undang No. 40 Tahun 1999 Tentang Pokok - Pokok Pers dan selalu menjaga serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik.

"jangan sampai kita melupakan tugas dan fungsi wartawan, maka hal ini kita sama - sama mengingatkan. Selama ini banyak wartawan yang melanggar Kode Etik Jurnalistik, bagi wartawan online jangan sampai menerjang kaidah perundangan dan melanggar Undang - Undang ITE sehingga terjadi pemberitaan hoax" tegas Nugroho.

Lebih lanjut Nugroho mengharapkan kepada insan pers, pada pemberitaan harus berimbang. Muatan berita yang dihasilkan jangan dijadikan obyek produk pewarta hasil opini pribadi. Sebagai wartawan dibutuhkan pembekalan dan pendalaman jurnalistik, terkait perusahaan pers apakah sudah terdaftar di Dewan Pers atau belum. Selain itu wartawan harus diakui oleh lembaga pers dan diharuskan agar kita disesuaikan dengan peraturan Dewan Pers melalui Standar Uji Kompetensi Wartawan
(UKW).

Moderator forum diskusi Rico memberikan kesempatan kepada para wartawan prihal Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Terkait ke-ikut sertaan dalam politik, Pilkada dan Pelpres. Dalam forum diskusi yang berjalan cukup lancar, pada hakekatnya menurut Rico baik pemerintah maupun para pewarta bersama - sama mensukseskan Pemilu 2019 aman dan damai.

Reporter :
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Kades Lambang Sari Bekasi Dukung Kegiatan Lukis Grafity dan Mural Karya Anak Muda 
Berita Selanjutnya Sekolah Dasar Berkarakter Kebangsaan di Situbondo Gelar Seni Dan Budaya

Komentar Anda