Portal Indonesia
ramadhan

Gelar Nobar Debat Capres Kedua, Mirah Sumirat: Pasangan No Urut 1 Terlihat Emosional

berita terkini
Mirah Sumirat, SE, foto bersama Tim pemenagannya seusai Nobar
222

BEKASI (portalindonesia.net) - Mirah Sumirat, SE. sebagai Caleg DPR RI untuk dapil VI Kota Bekasi dan Kota Depok. Menggelar Nobar Debat putaran kedua Capres di kediamannya yang berlokasi di perumahan Bekasi Timur Regensi (BTR), Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Saat diwawancarai awak media, Mirah Sumirat mengatakan, dari debat capres dan cawapres yang kedua, lawan dari no urut 1 ini terlihat sangat emosional, " yang sebenarnya kalau memang beliau itu sudah ada pencapaian - pencapaian seharusnya santai saja. Toh, semua data dan pencapaiannyakan ada di dia. Jadi kalau saya lihat dan analisa, dia emosional dan terlihat, masih tetap terus menyerang pribadi pak Prabowo," ucap Mirah. Minggu (17/02/2019)

Pak Prabowo tentu akan membawa apa yang harus dilakukan dengan visi misinya. Kata mirah, kalau berbicara tentang infrastruktur, kita sudah sama mengetahui, memang betul apa yang disampaikan pak prabowo terkait kereta api LRT di Palembang.

"dia (jokowi) menghabiskan biaya oprasional puluhan miliar sebulan tapi pendapatannya hanya satu miliar sebulan itu namanya pemborosan yang luar biasa dan hal itu sangat merugikan rakyat, dan saya kira apa - apa yang sudah dilakukan oleh pak jokowi kesimpulan saya itu adalah gagal," jelasnya.

Terus terang saja, lanjut mirah, kalau saya sudah masuk kedalam 200 titik yang sudah saya lakukan kampanye ketemu warga, sebenarnya mereka tidak membutuhkan infrastruktur untuk saat ini. Mereka butuh, lapangan pekerjaan, sembako murah kemudian subsidi rakyat dikembalikan lagi. Karena untuk sekarang ini mudah sekali pengusaha mem PHK kariawan sembarangan, lalu keamanan mereka dalam usaha juga karena sekarang ini banyak bermunculan pengusaha asing asal cina.

"Dan keamanan mereka ketika repolusi 4 point menyerang. Memang teknologi tidak bisa kita bendung, namun pemerintah punya sebuah sikap yang namanya regulasi. Regulasi ini yang harusnya melindungi seluruh rakyat indonesia baik itu pekerjanya maupun pelaku dunia usaha,"ujar mirah

Menurutnya, masih banyak pengangguran dikota bekasi yang hampir sekitar 60 persen itu masih menganggur, karena banyaknya pesaingan yang harus menunjukan kualitas skilnya. hal ini yang akan menjadi perhatian dan cita - cita besar saya untuk meningkatkan kopetensi masyarakat, wabil khusus untuk dapil saya kota bekasi dan kota depok.  

Adapun didalam peraturan UU, bagi perusahaan atau investor yang ada di daerah itu, 60 persennya harus warga pribumi, pungkasnya. 

 

Reporter : Engkos/Yopie
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya TKD Kota Malang Kembali Gelar Nobar Debat Pilpres Kedua
Berita Selanjutnya HIPMI, Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo, Gelar Buka Bersama Anak Yatim

Komentar Anda