Portal Indonesia
ramadhan

Usai Santap Makanan Saat Acara Arisan, Puluhan Warga di Situbondo Keracunan 

berita terkini
Sejumlah korban keracunan saat mendapat penanganan tim medis Puskesmas Asembagus di teras rumah ketua RT 02/02 Kp Barat Desa Awas Awar
222

SITUBONDO (portalindonesia.net) - Usai menyantap makanan acara arisan tahlil, puluhan warga di Situbondo mengalami keracunan, Senin (25/2/2019) malam. Keracunan massal tersebut, menimpa warga Desa Awar Awar, Kecamatan Asembagus. 

Berdasarkan data terhimpun portalindonesia.net, menyebutkan jumlah korban keracunan massal yang menimpa warga Desa Awar Awar seusai arisan tahli tersebut, tercatat mencapai 50 orang. 

"Sejumlah korban yang keracunan itu, telah dilarikan dengan menggunakan 2 unit ambulan ke rumah sakit umum daerah, puskesmas dan klinik di Kecamatan Arjasa," ungkap petugas Polsek Asembagus Aiptu Liskurahman kepada wartawan. 

Disebutkannya, sebanyak 50 korban keracunan  tersebut, diantaranya 13 orang mengalami opname di rumah sakit, 5 orang di puskesmas, 5 orang di klinik dan sebagaian ada yang dirawat di rumah ketua RT 02 RW 02 Kampung Barat, Desa Awar Awar. "Selain itu, ada juga korban yang rawat jalan," imbuhnya. 

Liskurahman menegaskan, saat ini polisi masih menyelidiki penyebab keracunan massal yang menimpa warga Desa Awar Awar tersebut. "Beberapa sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan masih dalam pemeriksaan tenaga medis," tandasnya. 

Menurut salah satu korban, Sudirman (48), mengatakan makanan berupa nasi soto yang diduga menjadi penyebab keracunan itu dihidangkan saat acara arisan pengajian rutin, yakni sekitar pukul 18.30 WIB. "Beberaps menit setelah menyantap makanan itu, saya dan beberapa jamaah arisan lainnya mulai merasakan mual dan muntah. Korban keracunan dari berbagai usia, mulai anak-anak, ibu ibu, kebanyakan pria dewasa," ucapnya.

Reporter : Sarwo Edy
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pendapatan Pajak Tahun 2023, Target Pemkot Malang Capai Rp1,5 Triliun
Berita Selanjutnya Diundang Bukber, Ratusan Janda Jompo dan Belasan Anak Yatim di Desa Sumber Wringin Terima Santunan

Komentar Anda