Portal Indonesia
ad

Jilid II, Munculnya Ratu Cantik Siluman Waduk Jati Gede Sumedang

berita terkini
Nyi Ratu. (Foto Dokumen portalindonesia.net)
ad

PORTALINDONESIA.NET, SUMEDANG - Munandar sebagai pencari ikan di waduk Jatigede sejak tahun 2016, mencari ikan bukan pekerjaan pokok melainkan sebagai selingan sewaktu - waktu tidak ada kerjaan sebagi buruh tani dan bangunan. Ia salah satu warga dari sekian ratus warga yang rumahnya tergusur untuk pembangunan waduk Jatigede.

Hari menjelang sore, portalindonesia.net bersama Munandar kembali ke tepi waduk Jatigede. Sambil melepas lelah, menuangkan kopi hitam dan menyantap singkong rebus. Munandar menarik napas lega, sambil mengusap dahi dengan handuk yang melekat dilehernya. "pak sudah waktu maghrib, mari kita ke mushollah dulu melaksanakan ibadah sholat maghrib. Setelah itu, kita pulang dan istirahat, mudah - mudahan bapak betah di gubug saya" ucapnya.

Ditengah larut malam sekitar pukul 00.15 WIB, sekitar waduk Jatigede turun hujan. Lampu pijar berkelip mewarnai indahnya suasana keheningan malam. Tidak ada terdengar bunyi apapun, kecuali bunyi air hujan dan suara binatang malam. Tiba - tiba terdengar suara gaduh dari tengah waduk Jatigede, air yang semula tenang muncullah gelombang kecil padahal tidak ada angin. Sepoi - sepoi gemercik seakan ada langkah dipermukaan air waduk Jatigede.

" pak...kenapa ke waduk sendirian, saya sempat mencari ke mushollah. Saya khawatir kalau ada kejadian apa - apa terhadap diri bapak" Munandar datang mengagetkan sambil berucap.

Berselang sekitar 15 menit datang seorang bapak - bapak bertubuh kurus dan tinggi sekitar 170 cm. Rupanya dia adalah seorang penjaga dikawasan waduk Jatigede. Yakni kuncen Makam Keramat Parbu Aji Putih, sapaan dia sangat mengandung makna bahwa Waduk Jatigede bukan sembarang waduk. Entah ada apa sang kuncen Makam Keramat Parabu Aji Putih berada di waduk Jatigede.

Nama Prabu Aji Putih, mengingatkan nama seorang pengawal Ibu Ratu Pantai Selatan. Ada perbedaan nama itu, kalau pengawal Ibu Ratu Pantai Selatan bernama Ki Amsir Bodas (bodas dalam bahasa jawa artinya putih) yang memiliki ajian Kantil Putih. Muncul pertanyaan apakah Prabu Aji Putih sama dengan Ki Amsir Bodas?...

Sang kuncen yang tidak mau namanya dipublikasikan itu, mengedipkan mata ke Partalindonesia.net. Ketika itu udara dingin menembus pori - pori, hembusan angin malam sangat terasa diringi dengan suara ilusinasi menandakan bahwa ada tamu datang dengan menggunakan kereta kencana. (Bersambung ke Jilid III)

Reporter : Muh. Yadi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Ini Harapan Rektor Universitas Jember Saat Pengukuhan Guru Besar Profesor Yuli Witono 
Berita Selanjutnya Personil Gabungan Ikuti Apel Kesiapan Pengamanan Situbondo Bersholawat Untuk Indonesia 

Komentar Anda