Portal Indonesia
ramadhan

Anggota DPR RI Ibas Prihatin Ada Warga Ponorogo Termakan Isu Kiamat

berita terkini
Ibas saat di Ponorogo
222

PORTALINDONESIA.NET - PONOROGO - Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas merasa prihatin dengan sekelompok warga Kecamatan Badegan Ponorogo termakan Isu Kiamat hingga menjual harta benda mereka meninggalkan kampung halamannya, Jumat (16/03/2018).

"Saya mendengar ada sekelompok warga (jumlah 52 warga) di Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, Termakan Isu Kiamat dari warga lainnya sampai menjual harta benda mereka karena termakan doktrin dari salah satu pemuka agama. Para Warga tersebut memilih keluar dari desa untuk mencari perlindungan ke pondok pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Malang," jelas dia disela giat reses nya di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

Ibas juga meminta kepada semua elemen masyarakat agar warga tenang dan tidak termakan hoax dari pihak yang tidak bertanggung jawab. "Saya juga meminta kepada pemimpin daerah, tokoh masyarakat, petua dan alim ulama di Ponorogo agar terus mengajak warga untuk menjaga kedamaian, rukun dan terus berbakti kepada bangsa dan negara, terutama bermanfaat bagi lingkungan kita sendiri. Mulailah membangun bangsa dimulai dari keluarga, tetangga dan lingkungan terdekat kita," tukas Ketua Komisi Pemilu Partai Demokrat ini.

Daripada fokus pada isu Kiamat, Ibas mengajak warga untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara dimulai dari lingkungannya.

"Baginda nabi Kita Muhammad Salallahualaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya agar mencintai negeri dengan cara mencintai tanah kelahiran kita, dalam keadaan susah maupun senang. Cinta kampung halaman adalah ajaran penting dalam Islam. Jadi kalau ada diantara warga yang mengajak warga lain meninggalkan kampung halaman mereka hanya karena Isu Kiamat apalagi pemuka agama, jelas ajaran tersebut bertentangan dengan ajaran Baginda Rasululloh," terangnya.

Ibas mengajak warga Ponorogo untik terus melakukan hal yang terbaik sebagai mahluk Tuhan. "Ayo seluruh warga Ponorogo,  kita berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara kita, tidak ada yang tahu kapan dan dimana kita mati, kita harus berbuat terbaik sebagai manusia. Hablumminallah dan Habluminannas, jadikan Wasiat Nabi itu sebagai prinsip kita menjadi manusia yang berkualitas. Insyaallah. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita dan menjadikan kita termasuk hambanya yang selalu berada dijalan yang benar. Ihdinassirotol Mustaqim," pungkasnya.

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Alumni Halokes MB01S Kota Malang Siap Menangkan Paslon Jokowi - Amiin
Berita Selanjutnya HIPMI, Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo, Gelar Buka Bersama Anak Yatim

Komentar Anda