Portal Indonesia
Habibie

Kasus Pembunuhan Anak Akan di Reka Ulang Polres Kota Lhokseumawe

berita terkini
Lokasi Penemuan
ad

PORTALINDONESIA.NET, KOTA LHOKSEUMAWE - Pada Senin (25/03/19), Penyidik Reskrim Polres Kota Lhokseumawe akan mengadakan rekonstruksi (reka ulang) dalam waktu dekat ini tentang kasus pembunuhan seorang anak oleh ayah angkatnya.

M Amin alias Bambang (26), warga Desa Pante Baro Glee Siblah Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, tewas dibunuh.

Bambang tewas dibunuh oleh ayah angkatnya ZL (54), dengan cara menyuruh SR (42), warga Pematang Siantar, Sumatera Utara meracuninya dengan racun tikus.

Tim Reskrim Polres Kota Lhokseumawe dibantu Subdit II Jatanras Polda Aceh berhasil menangkap dua tersangka, ZL (54)  dan SR (42).

Kasus ini berawal dari ditemukanya mayat korban di dekat pembuangan sampah Desa Lagang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara,Sabtu (9/3) sekitar pukul 11.30 WIB.

Warga sekitar datang kelokasi pembuangan sampah akhir (TPA) lokasi penemuan sesosok mayat korban ayah angkatnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang SH SIk, menjelaskan untuk mengungkap kronologis kejadian pembunuhan tersebut penyidik akan mengadakan rekonstruksi (reka ulang).dalam waktu dekat.

Namun, penyidik belum memastikan lokasi reka ulang tersebut.

“Untuk lokasinya nanti akan kita putuskan setelah kita gelar perkara,” ujar Kasat Reskrim.

Hingga kini penyidik sudah memeriksa lima warga sebagai saksi tapi penyidik masih membutuhkan beberapa keterangan saksi lainnya dalam kasus tersebut.

Kasat Reskrim juga menyebutkan dalam kasus tersebut melibatkan dua tersangka, dan penyidik belum menemukan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Sedangkan motif kasus tersebut diduga karena sejak setahun tahun belakangan, korban menunjukkan tingkah laku yang kasar, dan kebiasaan buruk lainnya.

Reporter : Nurmansyah
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Begini Alasan SMK Al Akhyar Bondowoso Tidak Mengadakan UNBK
Berita Selanjutnya Habis Menyantap Jamur, Sekeluarga di Purwokerto Keracunan

Komentar Anda