Portal Indonesia
Iklan mubar

Tingkatkan Bakti ke Orang Tua dan Guru, Ratusan Siswa SMP di Kebumen Ikuti Ruqyah Kecerdasan

berita terkini
Saat berlangsungnya acara Ruqyah Kecerdasan di obyek wisata Jemur Adventure Park Kebumen.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, KEBUMEN - Sebagai upaya untuk mencerdaskan generasi bangsa secara akademik maupun seperitual, Kampung Dakwah Desa Jemur bekerja sama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen menggelar ruqyah kecerdasan di obyek wisata Jemur Adventure Park Kebumen Jawa Tengah. Minggu (31/3/19).

Dalam ruqyah kecerdasan yang diikuti ratusan pelajar SMP asal Kebumen tersebut, dipandu oleh KH Fahrodin dari Kemenag Kebumen. Setiap siswa di acara ruqyah kecerdasan ini diwajibkan membawa sebotol air putih yang digunakan sebagai media sambil membacakan kalimat - kalimat tahmid, doa, sholawat dan surat - surat pendek ayat suci Al Qur'an.

"Selain untuk menyejukkan hati dan mendinginkan pikiran, melalui bacaan kalimat tersebut diharapkan dapat menghilangkan pikiran negatif serta hati yang kotor, juga untuk mendukung suksesnya Ujian Nasional," ungkap KH. Fahrodin. 

Ia menjelaskan, ruqyah kecerdasan merupakan metode cara untuk siswa agar mereka tetap semangat dalam belajar. "Sumber kebodohan adalah sifat malas, hati gelisah dan dosa. Oleh sebab itu melalui ruqyah ini diharapkan bisa menjadikan intropeksi diri para siswa sekaligus membersihkan hati dan fikiran agar lebih siap baik dalam menghadapi ujian sekolah maupun ujian nasional," jelasnya.

KH. Fahrodin juga menjelaskan ada 3 langkah untuk menghilangkan sifaf - sifat malas dan kebodohan dalam diri manusia. "Pertama puasa dan kedua adalah bersiwak, lalu membaca Al Qur'an," terangnya.

Pihak penyelenggara berharap, kegiatan ruqyah ini bisa menigkatkan kecerdasan generasi bangsa dan melalui kegiatan ini, para siswa bisa lebih berbakti kepada orang tua dan guru, sehingga para siswa dapat lebih berfikir positif dan bisa menerapkan di ligkungan sekolah agar lebih tidak malas dan terus giat belajar.

Sementara itu salah satu siswa, Amelia Nurfita, menuturkan banyak hal dan pembelajaran yang didapat dari kegiatan ruqyah ini.

"Ruqyah ini, selain dapat menenangkan jiwa dan pikiran, rasa sedih dan penyesalan, juga bisa intropeksi diri dan rasa penyesalan. Setelah mengikuti ruqyah ini, dalam diri saya muncul keinginan untuk meminta maaf kepada orang tua, guru dan sesama," katanya. 

Reporter : Ahmad
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Tradisi Bersih Desa di Desa Jenar Kidul, Nguri Uri Budaya Wayang Kulit 
Berita Selanjutnya KPU Kota Probolinggo Tetapkan 30 Caleg Terpilih, Didominasi Pendatang Baru

Komentar Anda