Portal Indonesia
lowongan beriklan

Mempertahankan Tradisi Leluhur, Mapag Sri Kembali Digelar

berita terkini
Acara doa bersama di Aula balai Desa Majasari, yang ikuti oleh para tokoh ulama, pemuda, serta masyarakat tani.
222

PORTALINDONESIA.NET, INDRAMAYU – Dalam menyambut panen raya, Pemdes Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa Barat menggelar upacara adat Mapag Sri. Acara adat masyarakat petani tersebut digelar di halaman Balai Desa Majasari, Selasa (9/4/2019).

Informasi dihimpun portalindonesia.net, dalam acara adat Mapag Sri,  diawali dengan doa Bersama pada hari Senen malam Selasa, yang dipandu oleh tokoh adat dan ulama setempat.

Sedangkan hari Selasa malam atau dihari puncak adatnya diadakan hiburan seni daerah pagelaran Wayang Kulit,Gelar Suara Putra dari Kedung Slaur, dengan Ki dalang Anom Rawedi, bersama Pesinden Ny.Hj.Duniawati.

Seperti yang diutarakan masyarakat Gadingan Yono, kepada Portalindonesia.net. ”Upacara Mapag Sri, merupakan kegiatan rutin yang digelar setahun sekali menjelang panen raya.”ungkapnya.

Sementara dalam kesibukannya, Kades Majasari Wartono menjelaskan, Mapag Sri adalah salah satu adat budaya masyarakat Indonesia khususnya Jawa dan Sunda.

"Mapag Sri dilaksanakan untuk menyambut datangnya panen raya sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa" terangnya .

Menurutnya, Mapag Sri apabila ditilik dari bahasa Jawa halus mengandung arti menjemput padi. Dalam bahasa Jawa halus, mapag berarti menjemput. "Sedangkan Sri dimaksudkan sebagai padi. Maksud dari menjemput padi adalah panen," ucapnya

Lanjut Wartono, Mapag Sri dilaksanakan dengan maksud sebagai ungkapan rasa syukur para petani kepada Tuhan Yang Maha esa karena panen yang diharapkan telah tiba dengan hasil yang memuaskan.

"Karna pada umumnya Jawa Barat adalah wilayah dengan banyak keramat. Seperti khususnya di Indramayu, untuk para petaninya menjelang panen raya selalu melaksanakan ritual Mapag Sri. Sedangkan untuk para Nelayannya setiap tahunnya selalu melaksanakan ritual Nadran yaitu ritual yang mirip dengan Mapag Sri. "Cuma khusus bagi para nelayan di Indramayu," lanjutnya.

Wartono menambahkan, Indramayu sendiri adalah salah satu wilayah di Jawa Barat yang yang mempunyai ratusan tempat yang dikeramatkan dengan macam-macam upacara. "Pelaksanaannya ada yang dilakukan setahun sekali, ada juga yang dua tahun sekali," bebernya.

Reporter : Sai
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Seorang Suporter Bola Tewas Terlindas Trailer di Jalan Raya Kendung Benowo
Berita Selanjutnya Pra Musda, IPJT Gelar Rapat Persiapan di Kendal

Komentar Anda