Portal Indonesia
lowongan beriklan

Pesan Meneguhkan Asesor BLK Situbondo Pada UKM SMKN 1 Grujugan

berita terkini
UKK SMKN 1 Grujugan Bondowoso.
222

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan satu dari sekian rangkaian ujian penentu ketuntasan belajar peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan UKK juga dilaksanakan oleh SMKN 1 Grujugan Bondowoso yang mempunyai 2 kompetensi yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPI) yang dimulai hari ini (Kamis, 11 April 2019) hingga hari senin mendatang.

Segala persiapan telah dilakukan secara maksimal oleh panitia dua hari menjelang kegiatan UKK dilaksanakan. Termasuk didalamnya tentunya agenda pembelakan UKK yang dilaksanakan secara terus-menerus oleh guru-guru produktif APHP dan APHPI agar peserta didik pada saatnya melaksanakan UKK bisa mendapatkan nilai yang maksimal.

Disamping itu, dengan menggunakan Asesor dari BLK Situbondo, setiap peserta didik yang mengikuti UKK dan di nyatakan kompeten oleh Asesor, maka secara otomatis berhak mendapatkan sertifikat kompetensi dari BLK Situbondo.

Sementara itu, bagi siswa yang belum kompeten akan dilakukan pengulangan-pengulangan praktek hingga benar-benar dinyatakan kompeten. Seperti tahun-tahun sebelumnya, SMKN 1 Grujugan mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjaga marwah UKK demi terwujudnya kompetensi peserta didik.

Tak ayal, penguji eksternal UKK selalu didatangkan Asesor dari Balai Latihan Kerja (BLK) Situbondo.

“UKK ini laksana kawah candradimuka bagi para siswa sebagai bekal penting untuk bekerja atau berwirausaha setelah lulus dari sekolah ini, maka kami sengaja mengundang bu Prapti, Asesor dari BLK Situbondo” terang Eni Hiayati, guru APHP andalan SMKN 1 Grujugan yang telah banyak memberikan terobosan produk-produk unggulan.

Menjelang akhir sesi pertama pelaksnaan UKK, ada pesan yang begitu meneduhkan dari  Asesor BLK Situbondo, Suprapti, S.P yang mulai pagi dengan setia mengawasi praktek di Ruang Praktek Siswa SMKN 1 Grujugan. 

“Sekolah ini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan pesat, sudah 10 tahun  sejak 2009 saya menguji disini, saya sangat takjub dengan kompetensi siswa disini, meskipun mereka berasal dari anak-anak kurang mampu tapi bisa menghasilkan produk bakso yang sangat sangat layak untuk diluncurkan ke masyarakat” ujar Prapti dengan penuh semangat. 

Pantauan portalindonesia.net di tempat UKK, pelaksanaan UKK tahun ini SMKN 1 Grujugan untuk jurusan APHP melakukan uji kompetensi produk bakso daging sapi dengan harapan untuk menjawab tingginya permintaan pasar akan kebutuhan penthol bakso sehat tanpa bahan pengawet dan tanpa pengenyal.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Ibas Kembali Mendapat Dukungan Emak-Emak Pacitan
Berita Selanjutnya Pra Musda, IPJT Gelar Rapat Persiapan di Kendal

Komentar Anda