Portal Indonesia
Iklan mubar

Menteri ESDM Resmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga Pocoranaka

berita terkini
Menteri ESDM Ignasius Jonan Saat Penerimaan Secara Adat di Mano Manggarai Timur.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, NTT - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Ignasius Jonan menargetkan akan menbangun 500 titik BBM satu harga di seluruh Indonesia hingga tahun 2024.

Ia menjelaskan hal tersebut saat acara peresmian BBM satu harga stasiun pengisiaan bahan bakar umum (SPBU) Poco Ranaka 55.86514 di Mano, kabupaten Manggarai Timur, Jumat 10 Mei 2019.

Menteri Ignasius Jonan mengatakan, BBM satu harga adalah kebijakan menyeragamkan harga jual resmi BBM sebesar Rp 6.450 perliter premium dan Rp 5.150 per liter solar di beberapa daerah pelosok Indinesia. Kebijakan ini mengikuti pencabutan subsidi BBM dan pembrriaan penugasan kepada pertamina untuk menyalurkan BBM ke daerah terpencil melalui pembangunan SPBU di tempat tersebut.

Ia menambahkan akan melanjudkan program BBM satu harga hingga tahun 2024 mendatang. Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu selama setahun ESDM bisa membangun 70 titik. Jika dikalikan selama 5 tahun berarti mencapai 350 titik akan menyebar di seluruh indonesia.

Jonan memastikan, akan menambah 165 titik dalam kutun waktu selamah lima tahun ke- depan, sehingga bisa mencapai sebanyak 500 titik  untuk direlisasikan di seluruh plosok indonesia.

"Kalau kita mau lengkap, akan ditambah lagi menjadi 500 titik," jelas Jonan

Jonan meminta kepada pemerintah daerah untuk segera mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dibangun titik BBM satu harga berdasarkan pemetaan kebutuhan di wilayah Provinsi NTT.

Ia menambahkan, sebagai wilayah sasaran program BBM satu harga antara lain Nias, Mentawai, Aceh dan Nias, pulau kalimantan, sulawesi, juga wilayah timur Indonesia.

"Tujuaan prograam BBM Satu Harga adalah supaya masyarakat menikmati harga yang sewajarnya," 

"Presiden pernah mengatakan kepada saya, di Jawa BBM naik Rp. 500 demonya hampir seminggu. Sementara di daerah luar Jawa, harga bisa melambung Rp.15.000 per liter. Bahkan di Papua harga per liter bisa mencapai Rp.100.000 per liter. Oleh karena itu, BBM Satu Harga merupakan program pemerintah pusat untuk mewujudkan keadilan sosial melalui pemerataan harga BBM di seluruh indonesia," kata Jonan.

Menurutnya, harga tersebut tidak diimbangi dengan pendapatan masyarakat. Apabila berpenghasilan tinggi harga tidak menjadi masalah. Akan tetapi masyarakat pada umumnya berpenghasilan rendah.

"Kalau kita lihat bahwa pemerataan pembangunan ini adalah salah satu cara yang sangat penting untuk mempersatukan indonesia dari segala perbedaan yang ada. Pemerintah indonesia zaman dulu menggunakan kekuatan fisik, pakai tentara, dan pakai polisi. Warga negara bisa bersatu karena ada rasa keadilan sosial dari Sabang sampai Merauke," bebernya. 

Ia mengungkapkan, selama kurun waktu tiga tahun dari 2017 hingga tahun 2019, sudah selesai sebanyak 133 titik BBM satu harga dan akan dilengkapi sampai 170 titik.

Pada tahun 2017 pihaknya membangun dua titik BBM Satu Harga yakni di kecamatan Wae Ngapu, Kabupaten Sumba Timur, kecamatan Atambua, Kabupaten Belu.

Pada tahun 2018 ada sebanyak 5 titik yaitu kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur, kecamatan Sabu Barat, kabupaten Sabu Raijua, kecamatan Ende Selatan, kabupaten Ende , kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai, kecamatan Nuba Tuka, kabupaten TTS.

Pada tahun 2019, akan dibangun sebanyak 9 titik BBM Satu Harga. Pertama adalah SPBU Mano, kecamatan Poco Ranaka, kabupaten Manggarai Timur, kecamatan Rote Timur, kabupaten Rote Ndao, kecamatan Kodi Timur, kabupaten Sumba Barat Daya, kecamatan Wolo Waru, kabupaten Ende, kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, kecamatan Alor Timur Laut, kebupaten Alor, kecamatan Komodo, kabupaten Manggarai Barat, kecamatan Ruteng, kabupaten Manggarai.

Reporter : -
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Kapolres Probolinggo, Buka Puasa Bareng Anak Yatim dan Dhuafa
Berita Selanjutnya KPU Kota Probolinggo Tetapkan 30 Caleg Terpilih, Didominasi Pendatang Baru

Komentar Anda