Portal Indonesia
Idul adha

Investor Luar Akan Kucurkan Pinjaman 3 Triliun ke NTT, Ini Tanggapan Tokoh AMAN Flores Lembata

berita terkini
Wakil Gubernur NTT, Joseph Nae Soi saat melakukan kunjungan ke Manggarai beberapa waktu lalu
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MANGGARAI TIMUR NTT - Ada kabar investor dari negara China akan kucurkan pinjaman Rp 3 triliun untuk Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung mendapat tanggapan tokoh Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN) wilayah Flores Lembata. 

Tanggapan tersebut disampaikan Ketua AMAN, Philipus saat dikonfirmasi lewat aplikasi pesan WhatsApp, Senin (13/5/2019).

Dalam pesannya, Philipus menyampaikan harapan dalam hal mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka isolasi bagi daerah - daerah tertinggal di seluruh wilaya NTT tentu membutuhkan upaya - upaya. 

"Upaya yang tepat perencanaan, tepat sasaran dan berfungsi guna untuk kepentingan masyarakat NTT yang kita cintai ini. Dalam perencanaan ini, tentu acuannya adalah UU PperencanaanNnasiona, nomor 25 tahun 2004 , harapan kita adalah Pemprof juga melibatkan dan mendengar apa kata masyarakat," kata Philipus. 

Anggota DPRD Kabupaten Ende ini, lewat selularnya juga menjelaskan, telah diketahui bersama, bahwa ada daerah - daerah yang memang sangat membutuhkan insfrastruktur jalan. Hal tersebut tentu menjadi perhatian serius tidak hanya bagi Pemprov, tapi juga bagi pemerintah pusat. Sehingga bisa dilakukan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan juga daerah yang mendapatkan program pembangunan infrastruktur jalan dimaksud.

"Saya kira kalau Pemprov diduga akan melakukan pinjaman dana dari luar negeri, maka perlu dianalisa dengan baik supaya tidak berdampak hutang jangka panjang pada generasi kita kedepan," tandasnya. 

Politisi Demokrat ini juga menambahkan, "Saya kira kita mendorong Pemprov NTT untuk mengkolaborasi anggaran dari pusat, provinsi dan kabupaten atau boleh juga kita bangun per zona misalnya flores lembata, kemudian Timor, Sumba, Alor, Rote dan Sabu," terang mantan aktivis ini.

Kalau perencanaan seperti ini tentu kita masih menggunakan dana dana kita sendiri dan belum berniat untuk pinjam kalau pun pinjam kita pinjam saja pada pemerintah pusat dulu saran kita.tutup Philipus.

Diketahui Pemerintah Propinsi NTT melalui Wakil Gubernur Joseph Nae Soi saat melakukan kunjungan ke Manggarai beberapa waktu lalu menginformasikan bahwa Pemprof NTT akan melakukan pinjaman dana Rp 3 triliun kepada investor China.

"Kami akan melakukan pinjaman senilai Rp 3 triliun, untuk membangun infrastruktur jalan provinsi yang rusak berat,” kata Wagub NTT saat itu. 

Wagub Nae Soi menjelaskan bahwa, untuk menyelesaikan masalah infrastruktur jalan di NTT tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi.

Apabila hanya mengandalkan pembiayaan dari APBD Provinsi, maka tidak efektif dan pasti pemerintah membutuhkan waktu yang relatif lama untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan di NTT.

“Kita kerja sama dengan investor-investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini kami sedang kaji, akan tetapi kemungkinan besar kami pilih dua yakni KPBU dan kerja sama dengan para investor dari luar seperti dari China,” kata dia.

Reporter : Yopie Moon
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Gedung Baru RSUD dr. Ben Mboi Ruteng Diresmikan Bupati Manggarai, Ini Fungsinya 
Berita Selanjutnya Kenang Jasa Para Pahlawan, Warga Sumber Katimoho Nobar G30S/PKI 

Komentar Anda