Portal Indonesia
Idul adha

Meriah dan Sukses, Festival Lontong Ghusek Perdana di Kecamatan Jatibanteng 

berita terkini
Suasana saat Festival Lontong Ghusek Perdana berlangsung di Kecamatan Jatibanteng, Selasa (14/5/2019). (Photo Abdul Hakim - Portal Indonesia)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Meriah dan sukses, itulah yang terlihat saat Festival Lontong Gushek Jatibanteng 2019 digelar di area Kantor Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (14/5/2019). 

Pihak Kecamatan Jatibanteng dalam menyelenggarakan festival ini, bersinergi dengan kumpulan anak muda asli warga Kecamatan Jatibanteng yang tergabung dalam komunitas Bahasa Bhuana Semesta (BBS) dan melibatkan seluruh unsur Muspika Jatibanteng. Acara ini diihadiri serta diikuti antusias peserta, undangan maupun masyarakat umum. 

Ketua panitia, Fadnur mengatakan, Festival Lontong Gushek Jatibanteng atau disingkat FLG ini merupakan festival perdana yang diadakan oleh pihak Kecamatan Jatibanteng. 

"Festival yang perdana ini, diadakan oleh pihak kami (Kecamatan Jatibanteng) yang bersinergi dengan komunitas BBS," ungkap Ketua panitia yang merupakan Sekcam Jatibanteng ini. 

Fadnur menjelaskan, lontong ghusek adalah salah satu kekayaan kuliner asli milik masyarakat Jatibanteng yang dijadikan ikon kegiatan dengan harapan kegiatan ini bisa terus berlanjut pada tahun tahun mendatang.

Ia juga mengatakan, sukses dan lancarnya kegiatan festival lontong Ghusek yang perdana ini, tak lepas berkat kerja keras dan kekompakan baik penyelenggara maupun semua pihak yang terlibat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat atas dukungan, bantuan dan partisipasinya," tutur Fadnur. 

Sementara itu, Camat Jatibanteng, Wira Mukti menambahkan, festival lontong ghusek ini sebagai wujud sikap kegotong royongan semua desa yang tercakup dalam wilayah Kecamatan Jatibanteng. "Sikap kegotong royongan desa yang ada di Kecamatan Jatibanteng ini untuk siap menjadikan Jatibanteng Mau Jatibanteng Bisa Jatibanteng Bergerak," imbuhnya. 

Pantauan portalindonesia.net dalam Festival Lontong Ghusek ini, tidak hanya menyajikan Lontong Ghusek saja. Tapi juga disajikan sejumlah kuliner kue basah dengan nama-nama yang menarik dari seluruh desa yang berada di wilayah Kecamatan Jatibanteng.

Sejumlah kuliner kue basah dengan nama nama yang menarik ini, antara lain tape ketan cinta bersemi dan kolang kaling manis ceria dari Desa Pategalan, apen contong ngebor dari Desa Sumberanyar, gulung teleng mereng dari Desa Patemon, lemper tekewer kewer dari Desa Wringinanom, plotan sambhel menggoda dari Desa Jatibanteng, kucur patah hati dan sambhel kucur mewer dari Desa Curahsuri. Sedangkan kuliner apen contong berbukit dari Desa Kembangsari dan pelas ketan komel dari Desa Semambung.

Selain kuliner dari sejumlah desa, komunitas BBS dan PKM Jatibanteng juga turut menyajikan kuliner. BBS menyajikan kuliner berupa serabi merah membara dan tellor teddhes, sedangkan PKM Jatibanteng menyajikan kuliner berupa sinom anti poligami (rapet, singset, keset), es jenggot berselimut kabut, dan minuman kehidupan nyata. 

Dalam festival ini, juga menampilkan beberapa kesenian dan budaya daerah, diantaranya ojhung, jaran kencak, hadrah, dan parade ancak. 

Usai menampilkan beberapa kesenian dan budaya daerah, dilanjutkan acara santunan dan ceramah agama. Selanjutnya pada akhir rangkaian acara, dilakukan penyerahan lontong dan buka puasa bersama.

Reporter : Abdul Hakim
Editor : -
444
Berita Sebelumnya Perhelatan Liga Ramadhan Cup 2019 di Desa Tropodo Krian Dimulai
Berita Selanjutnya Kenang Jasa Para Pahlawan, Warga Sumber Katimoho Nobar G30S/PKI 

Komentar Anda