Portal Indonesia
Iklan mubar

Penjabat Sekda Manggarai Dilantik, Ini Pesan Bupati Deno Kamelus

berita terkini
Pose bersama usai plantikan
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MANGGARAI NTT - Bupati Deno Kamelus Melantik Anglus Angkat menjadi Penjabat Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Manggarai, Rabu 22 Mei 2019

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Aula Nuca Lale sekitar pukul 10.00 WITA. Kegiatan itu disaksikan oleh Dandim 1612 Manggarai, Letkol Inf Rudi Markiano, Wakapolres Nanggarai, Kompol Thobias Tamonop, Kepala Kejari Manggarai, Sukoco dan perwakilan kantor Pengadilan Negeri Ruteng. Selain itu turut hadir juga tokog agama dan sejumlah kepala pimpinan organisasi perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Deno Kamelus mengatakan, tugas pokok dan fungsi dari penjabat yang dilantik tidak jauh berbeda dengan Sekda defenitif. Mengingat peran pejabat Sekda sangat penting, Bupati Deno membeberkan rambu-rambu penting dalam pelaksanaan tugas, antara lain : 

1. Dalam peran penjabat Sekda sebagai suporting sistim leader. Penjabat Sekda yang dilantik dan diambil sumpah pada hari ini bertanggung jawab atas terselenggaranya tata kelola pemerintahan.

2.sebagai kepala atau pimpinan dari seluruh ASN di lingkup pemerintah Kabupaten Manggarai. Penjabat Sekda bertanggung jawab meningkatkan disiplin pegawai, memperkuat kapasitas dalam rangka memaksimalkan kinerja pelayanan publik.

Deno berharap dua rambu tersebut dapat di jalankan dengan baik.

Lebih jauh, Bupati Deno memaparkan peran Penjabat Sekda Manggarai 

"Seorang penjabat Sekda tidak merepotkan dengan urusan yang berada di luar kewenangan dan tupoksinya, misalnya pengadaan barang dan jasa dan lain-lain. Tetapi memastikan bahwa setiap ASN bekerja dalam dan sesuai dengan tupoksinya masing-masing," papar Deno

Perlu diingat, kata Deno, penjabat Sekda itu abdi negara. "Dan, peristiwa hari ini adalah bagiaan dari kerja sama untuk menjaga konsisten dan arah roda pembangunan di daerah Kabupaten Manggarai ini," tambahnya.

Ia menegaskan, pembangunan dapat terlaksana dengan baik apabila menjalankannya berdasarkan payung hukum yang jelas.

"Landasan hukum itu tempat kita berpijak. Sehingga dalam rangka mewujudkan visi daerah ini dapat dilaksanakan dengan baik tanpa keraguan, meminimalisir terjadinya praktik-praktik KKN, dan berlansung dalam iklim yang profesional," tutup Deno.

Reporter : Saifullah/Redaksi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Menuju Masyarakat Cisoka Sehat 2022
Berita Selanjutnya KPU Kota Probolinggo Tetapkan 30 Caleg Terpilih, Didominasi Pendatang Baru

Komentar Anda