Portal Indonesia
Habibie

Didampingi Bupati Manggarai, Menristekdikti RI Resmikan UKI St. Paulus Ruteng

berita terkini
Menristekdikti, Mohamad Nasir didampingi Bupati Manggarai saat pengguntingan pita di gedung baru UKI St. Paulus Ruteng.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MANGGARAI - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan, Mohamad Nasir, didampingi Bupati Manggarai, Deno Kamelus, meresmikan Universitas Katolik Indonesia (UKI) St. Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Minggu (26/5/2019).

Peresmiaan tersebut berdasarkan surat permohonan ketua pengurus Yayasan Santu Paulus Ruteng Nomor 238/YASPAR/10/1-Q/2018 Tanggal 13 November 2018, terkait penggabungan Sekolah Tinggi Keguruaan dan Ilmu Pendidikan dan Sekolah Tinggi Kesehatan "St. Paulus" Ruteng, untuk menjadi Universitas Katolik Indonesia (UKI) St. Paulus Ruteng, di kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Menristekdikti di gedung baru UKI St. Paulus Ruteng, turut dihadiri dan disaksikan oleh Bupati Manggarai, Deno Kamelus, Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San, para dosen, mahasiswa dan undangan lainnya.

Peresmian ini dilaksanakan setelah Menristekdikti memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Aula Missio STKIP St. Paulus Ruteng.

Peresmiaan tersebut sesuai dengan surat Keputusan Menrisetdikti Nomor 366/KPT/1/2019 tentang penggabungan STKIP dan STIKES St. Paulus Ruteng menjadi Universitas Katolik Indonesia (UKI) St. Paulus Ruteng.

Dalam keterangan Persnya, Menteri Nasir mengatakan, kehadiran Universitas Katolik di Kabupaten Manggarai ini, diharap mampu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dari semua komponen yang ada di dalamnya, dan peningkatan SDM yang mampu membangun ekonomi lebih baik dan sejatera.

Disamping itu, Ia mengharapkan kerja sama dari semua pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UKI St. Paulus Ruteng.

Sebab, menurut Menteri Nasir, UKI St. Paulus Ruteng merupakan Kampus Katolik pertama di pulau Flores yang langsung dikelola oleh pemerintah.

"Saya harap bapa bupati dan bapa Uskup bekerja sama dengan baik guna membangun pendidikan untuk anak-anak kita. Mereka harus menerima pendidikan yang baik dan berkualitas," ungkap Menteri Nasir di hadapan awak media, Minggu, (26/5) siang.

Disamping itu, kata Menteri, pemerintah akan membantu mahasiswa yang kurang mampu. Hal tersebut berdasarkan program dari Presiden Joko Widodo untuk mengadakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Lanjut Menteri Nasir, penyebaran Beasiswa dilaksanakan tidak hanya di pulau Jawa saja, tapi di seluruh Indonesia. Sehingga mahasiswa kurang mampu di UKI St. Paulus, kedepannya dapat dibantu oleh pemerintah.

"Pemerintah akan membantu anak-anak yang tidak mampu baik yang ada di Ruteng maupun di seluruh wilayah NTT bisa masuk di Universitas Katolik ini mendapatkan beasiswa dari pemerintah. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik," tutupnya.

Reporter : Saifullah/Redaksi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Geger, Penemuan Mayat Dalam Kondisi Tangan Terpisah di Pinggir Sungai Desa Sukodadi
Berita Selanjutnya Kondisi Diguyur Hujan, Polisi Berhasil Lumpuhkan Pimpinan KKB Abu Razak

Komentar Anda