Portal Indonesia
Idul adha

Leksi Kumpul : Ungkap Sebab-sebab Kematian Bupati Ende

berita terkini
Praktisi Hukum, Aleksius Marianus Adu.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BORONG - Teka teki tentang kematian Bupati Ende, Ir.Marselinus Petu di sebuah rumah sakit yang berada di daerah Kupang pada Minggu (26/5/2019), mengundang seorang praktisi hukum Aleksius Marianus Adu, angkat bicara. 

Ketika diwawancarai PortalIndonesia.Net di Ruteng, Aleksius mengatakan, untuk mengungkap sebab-sebab kematian Bupati Ende NTT, butuh ahli dalam bidang Scientific Crime Investigation dan Forensik.

"Polri sebagai alat kelengkapan Negara wajib melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk ungkap sebab-sebab kematian Bupati Ende Marsel Petu," ungkap praktisi hukum yang akrab disapa Leksi Kumpul ini, Minggu (26/5/2019). 

Lebih jauh, Leksi mengatakan, di NTT butuh ahli dalam bidang Scientific Crime Investigation dan Forensik, agar peristiwa naas yang menimpa Bupati Ende bisa menjadi terang benderang. "Apalagi jika almarhum tidak punya riwayat sakit jantung, maka wajib diungkap," tegas Leksi.

Menurut Leksi, berhubung peristiwa ini masuk dalam kategori Delik Publik, maka Polri wajib memeriksa semua pihak yang hadir bersama almarhum malam itu atau Tempus Delicti (waktu terjadinya tindak pidana.red). Mereka semua itu adalah saksi di TKP atau Locus Delicti (untuk berlakunya hukum pidana yang dilihat dari segi lokasi terjadinya perbuatan pidana.red). 

"Semua orang akan mati, tapi hukum tidak boleh mentolerir jenis -jenis kematian yang tidak wajar," lanjutnya.

"Saya tidak yakin bahwa almarhum menderita sakit jantung, karena beliau lolos dalam pemeriksaan kesehatan pada saat penjaringan Cabup/Cawabup Ende beberapa waktu lalu. Kalau ada riwayat jantung, mestinya tidak diloloskan. Dengan demikian maka sebab-sebab kematian ini mesti dibuka ke publik," pinta Lexi.

Dilansir dari media PenaTimor.com, edisi Minggu (26/5), Bupati Ende dua periode ini mendatangi rumah wakil ketua DPD PDIP NTT, Chen Abubakar, di Kelurahan Bonipoi Kupang.

Marsel datang ke rumah Chen, bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD Ende pada Sabtu (25/5) sekitar pukul 23.30 WIT, dan saat itu di rumah Chen ada juga sejumlah kader PDIP termasuk Emiliana Nomleni yang sedang berdiskusi.

Marsel pun ikut dalam diskusi tersebut, bahkan beliau bercerita tentang program Kabupaten Ende ke depan.

Menurut Chen, sekitar pukul 01.05 WIT, saat sedang duduk bercerita, Marsel tiba-tiba jatuh dengan kondisi kepala Marsel jatuh tepat di atas pangkuan Emiliana Nomleni.

Kemudian Marsel langsung dilarikan ke sebuah rumah sakit dan dimasukkan ke ruang IGD. Sekitar pukul 02.17 WIT, Marsel dinyatakan oleh dokter rumah sakit tersebut telah meninggal dunia akibat serangan jantung.

Informasi yang dihimpun oleh PortalIndonesia.Net, jenazah Bupati Ende yang baru menjabat 48 hari setelah dilantik pada periode kedua ini sudah tiba di Ende dan akan dimakamkan pada Rabu (29/5/2019) mendatang.

Reporter : Yopie Moon
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Tim Resmob Polres Situbondo Amankan Warga Selomukti, Diduga Simpan Bubuk Mercon
Berita Selanjutnya Kenang Jasa Para Pahlawan, Warga Sumber Katimoho Nobar G30S/PKI 

Komentar Anda