Portal Indonesia
Habibie

Heboh, Penemuan Batu Mirip Kepala Gajah di Gua Seplawan Purworejo

berita terkini
Batu yang membentuk Kepala Hajah di depan pintu gua Seplawan
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PURWOREJO - Tiga orang wisatawan yang sedang mengunjungi Gua Seplawan di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, menemukan sebuah batu yang bagian depannya mirip kepala seekor gajah. Lokasi batu ini tepat berada di sebelah kanan pintu masuk gua, yakni di depan tempat meditasi Gua Seplawan. 

Penemuan tersebut bermula saat ketiga wisatawan berada di Desa Donorejo untuk menjajagi kerja sama pengembangan kambing Etawa dan Kopi Seplawan, tiba-tiba diajak oleh guide lokal untuk mengunjungi wisata Gua Seplawan.

"Kebetulan kami tinggal di Jepang. Kemudian oleh guide lokal, kami diajak mengunjungi wisata Gua Seplawan ini," ungkap Jarot yang menemukan batu tersebut, Kamis (27/6/2019). 

Tak disangka, pemuda yang lama tinggal di Jepang bersama rekannya tersebut melihat  sebuah batu yang bentuknya aneh.

Setelah dilihat lebih teliti dan seksama oleh Jarot, ternyata bentuk batu tersebut menyerupai kepala gajah hingga ke bentuk belalainya.

Info penemuan batu yang menyerupai kepala gajah hingga ke bentuk belalainya tersebut terdengar oleh Didik Basroni, salah satu perangkat desa setempat yang menjabat sebagai Kaur Keuangan.

Selanjutnya, Didik Basroni dengan didampingi oleh petugas Polsek Kaligesing mendatangi lokasi dimana batu tersebut berada. 

"Setelah saya lihat, memang bentuknya sangat mirip dengan kepala gajah. Di Gua Seplawan ini baru pertama kali ditemukan batu yang mirip binatang. Kalau di gua lain saya pernah menemukan fosil badak purba. Saya berharap instansi terkait bisa segera mengecek keberadaan batu kepala gajah ini," kata Didik Basroni.

Gua Seplawan merupakan tempat wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Purworejo. Dalam gua yang konon panjangnya mencapai kiloan meter dan berakhir pada jurang itu, terdapat sebuah mata air bernama Sendang Wening. Untuk mencapai Sendang ini, harus menapaki jalan masuk gua yang sempit.

Menurut kepercayaan warga setempat, pengunjung yang mencuci mukanya menggunakan air dari Sendang Wening, akan tampak awet muda. 

Penjaga Gua Seplawan, Rino menuturkan, pada tanggal 28 Agustus 1979 lalu, ketika pertama kali gua diakses oleh umum, ditemukan arca emas Dewa Syiwa dan Dewi Perwati dengan berat 1,6 kg dan tinggi 16 cm. Dewi Parwati sendiri dipercaya oleh umat Hindu sebagai Dewi Mata Air. 

"Arca tersebut kemudian dibawa oleh Bupati Purworejo kala itu. Kabarnya sekarang berada di Museum Purbakala Jakarta," terang Rino, saat ditemui Portalindonesia.net. 

Keberadaan arca tersebut menambah keyakinan masyarakat bahwa dahulu kala, Gua Seplawan merupakan sebuah rumah besar yang dihuni oleh keluarga-keluarga kuno. Terbukti dengan adanya mata air sebagai sumber makanan di sana.

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pertamina PHE dan DKP Aceh Utara Gelar Workshop Perlindungan dan Pelestarian Penyu Langka
Berita Selanjutnya Kondisi Diguyur Hujan, Polisi Berhasil Lumpuhkan Pimpinan KKB Abu Razak

Komentar Anda