Portal Indonesia
Habibie

Terungkap, Purworejo Memiliki Desa dan Kelurahan Miskin Terbanyak se-Indonesia 

berita terkini
Saat rapat berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Purworejo.
ramadhan

PORTALINDONESIA NER.PURWOREJO – Jumlah keluarga miskin di Kabupaten Purworejo masih tergolong sangat tinggi. Dari data yang ada, terdapat sekitar 35 ribu rumah tidak layak huni, dan kabupaten Purworejo memiliki desa serta kelurahan miskin terbanyak se Indonesia, yaitu dengan jumlah 51 desa dan 4 kelurahan miskin.

Hal itu terungkap dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Purworejo tentang nota kesepahaman Pengajuan Anggaran Tahun 2020, yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Senin (8/7/2019).

Sidang yang dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian SE MM, Forkompinda, intansi dan dinas terkait serta perwakilan seluruh fraksi yang ada di DPRD Purworejo, melakukan pembahasan tentang anggaran 2020, yang lebih dominan dalam pembahasan program pengentasan kemiskinan.

“Jadi sidang paripurna ini tadi membahas diantaranya tentang nota kesepahaman dan telah disepakati yang mana pandangan fraksi terhadap hasil musyawarah anggaran yang diserahkan ke DPRD untuk pengajuan APBD 2020 dan diisi kebijakan anggaran 2020. Dimana semua sudah terkunci di kebijakan umum anggaran dan prioritas, dan plafon anggaran sementara 2020 dan telah disepakati tadi,” ungkap Ketua DPRD Purworejo, Luhur Pambudi, saat ditemui usai sidang.

Lebih jauh disampaikan Luhur, dari pembahasan anggaran untuk tahun 2020 itu, lebih banyak difokuskan pada pengentasan kemiskinan. Dari sekian angggaran yang diajukan, ada sekitar 47 kegiatan yang bermuara pada program pengentasan kemiskinan. Dari 35 ribu lebih rumah tidak layak huni yang ada di Kabupaten Purworejo, termasuk pengentasan para jompo dan penambahan anggaran di Dinas Kesehatan terkait dengan klaim-klaim di rumah sakit yang orang miskin tidak bisa membayar.

“Jadi Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama DPRD mengupayakan warga miskin bisa masuk kedalam data terpadu, dimana ada 51 desa miskin dan 4 kelurahan miskin. Artinya tidak hanya memiliki 35 ribu rumah tidak layak huni tapi kita memiliki desa dan kelurahan miskin terbanyak se indonesia,” jelas Luhur. 

Dipilihnya program pengentasan kemiskinan menjadi bagian utama dalam anggaran tahun 2020 nanti, karena jumlah keluarga miskin masih tinggi.

“Jika tahun lalu banyak anggaran dari aspirasi yang banyak tidak tepat sasaran, maka pada tahun 2020 kita murni pada program kemiskinan. Termasuk para difabel berat ada anggaran santunan bulanan untuk mereka, dimana ada 106 orang yang tidak bisa bekerja di Purworejo karena difabel saat ini butuh bantuan,” bebernya

Tak hanya itu, sidang juga membahas tentang pendampingan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) yang ada di Kabupaten Purworejo. Dimana Purworejo memiliki 4 PSN dari 53 PSN se-Indonesia.

“Berharap pengesahan anggaran bisa dilakukan sebelum masa jabatan anggota DPRD berakhir, dan diganti oleh anggota DPRD yang baru,” pungkasnya.

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Kisruh Pilkades Pager Selesai, Ini Keputusan Bupati Ponorogo
Berita Selanjutnya Kondisi Diguyur Hujan, Polisi Berhasil Lumpuhkan Pimpinan KKB Abu Razak

Komentar Anda