Portal Indonesia
Habibie

Tukang Becak di Situbondo Naik Haji 

berita terkini
Tohawi saat menyerahkan uang hasil menarik becak kepada istrinya Sehrawati. (Photo: Sarwo Edi)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Tukang becak asal Kabupaten Situbondo ini menjemput takdir barokahnya. Setelah menabung bersama istrinya selama 25 tahun impian ke tanah suci terwujud. Tohawi (58) dan istrinya Sehrawati (52) warga Dusun Banyuputih, Desa/Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya bisa berangkat ke Baitullah untuk menunaikan ibadah haji, Selasa (9/7/2019).

Tohawi tinggal dirumah berukuran 10x6 meter berdinding papan kayu serta anyaman bambu yang sebagian rumah tampak rapuh dimakan usia, berlantai keramik hidup bersama istri juga kedua anaknya dan bekerja sebagai tukang becak semenjak 25 tahun yang lalu dengan keuntungan perhari kurang lebih 50 ribu rupiah tidak membuat dirinya patah semangat. 

"Dari hasil narik becak kalau ada keuntungan lebih ditabung. Selain untuk makan, penghasilan juga untuk biaya kuliah anak saya yang kedua dan yang pertama sudah tidak sekolah," ungkap Tohawi.

Selain jadi tukang becak , ia juga menjadi buruh tani untuk menambah penghasilan dan agar dapat menabung.

"Alhamdulillah hasil nabung sisa dari pengeluaran sehari- hari bisa untuk daftar haji tahun 2010. Setor awal 50 juta sisanya mengangsur tergantung penghasilan bersih setiap bulannya baru disetor. Insya Allah berangkat tahun 2019 ini," imbuhnya.

Meski demikian, menjelang berangkat naik haji setiap harinya ia masih aktif bekerja sebagai tukang becak untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Lebih lanjut, Tohawi juga berharap dirinya bersama istri, untuk masyarakat sekitar agar bisa berangkat haji yang dimulai dari niat dan usaha.

“Semoga berangkatnya saya ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji bisa menjadi inspirasi kepada masyarakat bahwa rezeki sekecil apapun harus selalu disyukuri agar berkah dan bermanfaat dalam hidup ini," pungkasnya.

Tetangga Tohawi dan Sehrawati yang bernama Rasidi (50) mengaku turut bangga kepada tetangganya yang bekerja sebagai penarik becak bisa naik haji.

”Saya sebagai tetangganya merasa ikut senang dan ingin juga seperti mereka yang bisa berangkat menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Reporter : Sarwo Edy
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya LSM Gabungan di Probolinggo Gelar Aksi Damai
Berita Selanjutnya Kondisi Diguyur Hujan, Polisi Berhasil Lumpuhkan Pimpinan KKB Abu Razak

Komentar Anda