Portal Indonesia
Habibie

Akan Berangkat Haji, Wabup Purworejo Pamitan dan Mohon Doa

berita terkini
Wabup Purworejo, Yuli Hastuti SH (foto sebelah kiri) saat berpamitan sambil menangis
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET. PURWOREJO - Wakil Bupati Kabupaten Purworejo, Yuli Hastuti SH berpamitan dengan menggelar pengajian, Selasa (9/7/19) sore. 

Dalam waktu dekat ini, yakni hari Selasa tanggal 16 Juli 2019, Wabup Yuli akan menjalankan ibadah Haji bersama rombongan calon Haji dari Purworejo. Pelaksanaan ibadah Haji tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 40 hari hingga Agustus mendatang. 

Pamitan sekaligus gelaran pengajian yang bertempat di pendopo rumah dinas Wabup ini, dihadiri oleh istri Bupati Purworejo, Hj Fatimah Verena Prihastyari SE, Ustadzah Hj Siti Khuzaimah, dan masyarakat sekitar Kutoarjo dan Grabag.

Pada kesempatan acara ini, Wabup Yuli menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Purworejo, sekaligus meminta doa agar dalam melaksanakan ibadah Haji dapat berjalan lancar.

"Mohon doanya supaya saya beserta semua jamaah Haji Kabupaten Purworejo, senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan sehingga dapat melaksanakan semua sunnah di Mekkah dan Madinah dengan sebaik-baiknya. Tak lupa saya akan selalu mendoakan umat muslim masyarakat Purworejo yang belum beribadah haji, semoga dapat melaksanakan ibadah haji pada waktunya,” ucapnya.

Masih kata Wabup Yuli, tentunya juga untuk mendoakan Kabupaten Purworejo agar tetap terjaga kerukunan, keamanan, kedamaian, kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Purworejo. “Dengan doa dari para jamaah calon haji yang jumlahnya cukup banyak saat di tanah suci, insyaAlloh dapat dikabulkan,” harapnya.
    
Sementara itu, Ustadzah Hj Siti Khuzaimah dalam tausiyahnya mengatakan, dalam menjalankan ibadah Haji yang harus diperhatikan adalah kesehatan. "Karena aktivitas ibadah membutuhkan kesehatan yang prima. Di sana (jamah Haji) tidak perlu memasak, untuk makan sudah disediakan semua," ujarnya. 

Serangkaian ibadah akan dijalani, seperti ke Jabal Uhud, Masjid Kuba, ke Mekkah, Madinah, Arofah, berziarah di makam Nabi Muhammad, dan lain lain. "Untuk itu, Manasik Haji sangat penting. Sehingga sudah ada bekal, termasuk bacaan-bacaan doanya," ucap Hj Siti Khuzaimah. 

Menurutnya, disana (saat menjalankan ibadah Haji) juga harus semangat, sabar, saling menghormati. Di sana (saat menjalankan ibadah Haji) ada yang sampai bingung dan hanya mengelilingi kamar, dan juga ada yang langsung minta pulang. Maka agar diberi kemudahan, perbanyaklah doa, juga shalat Taubat 2 (dua) rakaat setelah sholat Maghrib.

"Sholat manfaatnya banyak, yakni mencerahkan wajah, menerangi hati, menyehatkan badan, karena gerakan sholat olahraga, teman di alam kubur. Bahkan juga akan diberi Rahmat dan dibukakan pintu langit, bisa memberatkan timbangan amal," tuturnya lagi. 

Lebih lanjut, Hj Siti Khuzaimah mengatakan, puncak Haji, yakni wukuf di arofah. "Maka ketika Bu Yuli Hastuti berdoa, agar kita yang disini mengamini yakni tepat pada 9 Dzulhijjah," imbuhnya.

Dalam tausiyahnya, Hj Siti Khuzaimah juga menyampaikan, bahwa masyarakat pasti mendoakan Wabup Yuli Hastuti. "Semoga Bu Yuli Hastuti diberikan kemudahan dan kesehatan. Apalagi Bu Yuli Hastuti sangat mengayomi rakyat. Insyaalloh pinaringan perlindungan saking Alloh SWT dan menjadi Haji yang Mabrur, juga sekaligus bisa mengantar seluruh jamaah menuju Haji yang Mabrur,” tutur Hj Siti Khuzaimah yang diamini oleh seluruh undangan yang hadir di acara. 

Hj Siti Khuzaimah menambahkan, untuk menghormati orang yang pulang Haji, sangat baik  sebelum masuk rumah, yakni pada saat di masjid atau mushola untuk melaksanakan shalat 2 (dua) rakaat. "Juga selama kurun waktu 40 hari karena didampingi 40 Malaikat," terangnya. 

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Rajiun Center Menduga Motif Kebohongan Publik Pemda Muna Untuk Ciderai Integritas Rajiun
Berita Selanjutnya Kondisi Diguyur Hujan, Polisi Berhasil Lumpuhkan Pimpinan KKB Abu Razak

Komentar Anda