Portal Indonesia
Idul adha

SMKN 1 Grujugan Pendukung Ketahanan Pangan

berita terkini
Workhsop Penyelarasan Kurikulum SMK dengan DU/DI
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Komitmen SMKN 1 Grujugan dalam ikut serta membangun bangsa Indonesia melalui pendidikan SMK layak menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah yang lainnya. Sekolah kejuruan negeri yang letaknya di kecamatan Grujugan kabupaten Bondowoso ini selalu berupaya terdepan dalam peningkatan mutu lulusan. 

Adapun kompetensi keahlian yang ada disekolah ini adalah Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi). Melalui kedua kompetensi tersebut, kepala SMKN 1 Grujugan Bambang Sutjipto, S.Pd, M.Si selalu berupaya maksimal menjadi sebuah sekolah yang optimal dalam mendukung ketahanan pangan. 

“Tujuan SMK adalah bagaimana mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan siap berwirausaha, lebih dari itu lembaga pendidikan SMK berbasis pertanian harus mampu membuktikan diri kepada bangsa dan negara bahwa SMK ini dengan totalitas tinggi mendukung ketahanan pangan nasional” ujar Bambang. 

Tidak sekedar hanya menjalankan program, SMKN 1 Grujugan berkomitmen bagaimana upaya ikut serta membangun bangsa melalui ketahanan pangan yang dilaksanakan secara tersuktruktur dan sistematis.

Diawali dengan rapat penyusunan program kegiatan, workshop sinkronisasi kurikulum dengan Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI), pengiriman 4 guru produktif ke Biotrop sebagai bentuk peningkatan kompetensi produktif, komitmen penyusunan modul/bahan ajar mata pelajaran produktif, kuliah umum kewirausahaan, pembentukan kelompok wirausaha pemula peserta didik, dan berbagai kegiatan lain yang pada hakekatnya mendukung ketahanan pangan.

"Negara melalui Kemdikbud telah hadir memberikan solusi permasalahan SMK, kami sebagai pelaksana program sekaligus sebagai penyelenggara pendidikan SMK akan berkomitmen melaksanakan program dengan maksimal agar program yang baik tidak menguap begitu saja", tegas Daris Wibisono selaku ketua pelaksana. 

Pantauan portalindonesia.net di SMKN 1 Grujugan, Senin (22/7/2019) terlihat kesibukan guru dan siswa di Ruang Praktek Siswa (RPS) bidang pengolahan pertanian dan perikanan. Siswa yang telah terbagi dalam beberapa kelompok melaksanakan proses produksi sesuai dengan job sheet yang telah disiapkan.

Sebagian siswa di ruang Unit Produksi (UP) melakukan pengemasan dan pelabelan produk dengan didampingi guru produktifnya. Adapun beberapa produk yang telah mampu diproduksi dan dipasarkan oleh UP SMKN 1 Grujugan seperti; Abon ikan lele, penthol ikan, nugget, kripik nangka, kripik pisang rasa durian dan rasa jeruk, kripik singkong original dan pedas, pia edamame, roti manis, dan berbagai produk lainnya.

"Kedepan kami akan kembangkan produk kecap, mie instan, aneka kripik, aneka sirup, parfum, dan beberapa produk lainnya hasil pelatihan di Biotrop", ujar Eni Hidayati guru produktif yang baru datang dari pelatihan di Biotrop-Bogor.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Resmi Dikukuhkan, Ini Formasi Panitia Pilkades Sumber Pinang Tahun 2019
Berita Selanjutnya Kerusuhan Dibeberapa Daerah, Sekretaris MUI Probolinggo: Jangan Terprovokasi 

Komentar Anda