Portal Indonesia
Habibie

Komunitas Ponorogo Peduli Serahkan Kursi Roda Bagi Bocah Lumpuh Sejak Lahir Asal Coper

berita terkini
Komunitas Ponorogo Peduli menyerahkan bantuan kursi roda bagi Ahmad Fatah Bocah Lumpuh asal Desa Coper, Kecamatan Jetis.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PONOROGO - Setelah viral di media sosial,  kondisi Ahmad Fatah Ari Akbar (10 th) warga Dukuh Ngrayut,  Desa Coper, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jatim yang mengalami cacat atau kelumpuhan seja lahir langsung mendapatkan respon dari para donatur dan komunitas sosial yang ada di Bumi Reyog.

Terbukti, Selasa (30/7/2019) pagi, Ahmad Fatah Ari Akbar didatangi Komunitas Ponorogo Peduli. Kedatangan rombongan Komunitas Ponorogo Peduli disambut oleh Ahmad Fatah Ari Akbar didampingi ibunya,  Tutik serta kakek dan neneknya. 

Menurut Jumeno selaku Koordinator Komunitas Ponorogo Peduli, kedatangan rombongan yang dia pimpin merupakan tindak lanjut postingan yang mengangkat kehidupan Ahmad Fatah Ari Akbar di Facebook. "Postingan kemarin tentang bocah 10 tahun cacat lumpuh sejak lahir yang kita uploap, alhamdulilah siang ini kita sudah bisa langsung kembali menyambanginya di sekolah dan rumahnya," kata Bang Joe sapaan akrab Jumeno. 

Pihaknya menyerahkan bantuan kursi roda serta uang tunai. "Diluar itu juga bantuan perangkat sekolah mulai dari tas, sepatu, buku tulis hingga Al Quran," tambahnya diamini David, salah satu anggota Komunitas Ponorogo Peduli yang lain. 

Selama ini menurutnya Ahmad Fatah Ari Akbar juga aktif belajar mengaji tiap sore di Pondok Pesantren 'Dipokerti' Desa Coper. "Usai sekolah reguler pagi hari di SDN 1 Coper Jetis, Ahmad Fatah Ari Akbar mengaji di Ponpes Dipokerti," paparnya. 

Selain Komunitas Ponorogo Peduli datang  bersamaan adalah utusan Donatur dari para TKI Taiwan untuk menyerahkan bantuan uang tunai.

"Terima kasih para donatur dan ermawan semua. Tanpa kebaikan dan donasi njenengan semua, tak mungkin kami bisa bergerak n bertindak secepat ini. Barokalloh Jazaakumulloh Khoiron. Semoga kita masih akan bs tetap membantu adik hebat ini. Mungkin membantu biaya sekolahnya atau lainnya," tandasnya. 

Sementara itu, ibu dari Ahmad Fatah Ari Akbar, Tutik mengatakan sebenarnya sebagai orang tua dia berupaya secara medis sudah membawa  berobat ke RSUD Dr Hardjono beberapa  kali. "Dahulu saat Ahmad Fatah Ari Akbar  masih usia 1-2 tahun kita bawa berobat ke rumah sakit,  tapi tidak ada perubahan berarti," jelasnya. 

Masih menurut Tutik,  kedepan jika ada biaya,  Ahmad Fatah Ari Akbar akan diupayakan pengobatan melalui terapi. "Semoga anak kami bisa normal seperti teman-temannya," harapnya. 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Tinggal di Gubuk Reot, Seorang Mbah di Probolinggo Dapat Santunan
Berita Selanjutnya Ipong Muchlissoni Kirim Bantuan Air Bersih Secara Pribadi, Warga Berterimakasi

Komentar Anda