Portal Indonesia
Habibie

Bertani Pola Organik, Petani Asal Indramayu Gunakan POC Buatan Sendiri 

berita terkini
Usia tanam 30 hari saat mengisi air
ad

PORTALINDONESIA.NET, INDRAMAYU - Pertanian adalah sebagai penopang pangan kita apalagi pertanian dengan konsep organik, selain tanah kembali sehat maka hasil taninya pun pasti sehat.

Bertani dengan menerapkan konsep organik ini, seperti yang diterapkan Handy, petani asal Desa Penganjang Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu. 

Dalam bertani, dia akan berusaha untuk konsisten menerapkan konsep organik dengan tidak menggunakan obat atau pupuk yang mengandung unsure kimia. Bahkan, dia nekad hanya menggunakan pupuk organik cair (POC) yang dibuatnya sendiri. 

"Insyaallah, saya akan tetap konsisten. Sudah 4 kali musim ini, saya terapkan pola organik, dan alhamdulillah walau tanpa kimia hasil sawah saya masih tidak kalah dengan temen-temen yang menggunakan pupuk kimia. Ini bisa dilihat sendiri, dalam hitungan -+10 hari kedepan juga panen," kata Handy, Minggu (4/8/2019). 

(Photo: usia tanam 65 hari) 

Dia menyayangkan para petani yang masih saja menggunakan pupuk kimia berlebihan. "Padahal tanah kita sudah terlihat cengkar (tidak gembur-red)," imbuhnya. 

Menurut Handy, dengan menggunakan konsep organik, kos yang dikeluarkan akan lebih sedikit. "Paling juga untuk ongkos hari kerja bagi tukang nyemprot saja," katanya. 


(Photo: Handy posisi tengah, sedang melakukan pemahaman pada petani untuk bertani organik)

Handy menambahkan, jika  menggunakan konsep organik, maka interval penyemprotan menambah dari yang biasa. Dan jika membuat POC sendiri, modalnya juga tidak begitu mahal. "Paling sekitaran 300 ribu untuk membuat POC. Itu mulai dari tanam sampai panen untuk luas -+2,5 Ha," tambahnya. 

Harapan Handy pemerintah bisa hadir dengan serius untuk bisa men-suport pola tanam organik. "Sehingga kedepan dimungkinkan banyak petani yang melakukan perilaku baik untuk tanah kita, terutama disektor penjualan gabah yang tidak bisa disamakan dengan harga petani konvensional pada umumnya," harapnya. 

Konsistennya Handy memperlakukan sawahnya dengan pola organik, diapresiasi Kepala UPT Pertanian Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Iwan Gartiwan, "Mudah-mudahan perilaku ini nantinya ditiru oleh banyak petani lain sehingga bisa menekan kos produksi bagi para petani," tutupnya.

Reporter : A. Roso
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Diberi Batik Ciprat, Sekjen Kemendesa PDTT Terharu
Berita Selanjutnya Kanwil Kemenag Tangerang Gelar Jalan Sehat Kebangsaan

Komentar Anda