Portal Indonesia
Idul adha

Terbongkar, Kakek 6 Cucu Jadi Jaringan Pengedar Sabu di Probolinggo

berita terkini
Kakek 6 cucu tampak lesu dihadapan media.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PROBOLINGGO - Bandar sabu-sabu jaringan antar kota, Suparman (61), warga Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, berhasil dibekuk jajaran Sat Reskrim Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Sub. Pasal 112 ayat (2), juncto Pasal 132 ayat (1), UU No.35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana 20 tahun atau seumur hidup.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, menyatakan, barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku, yakni sabu seberat 40 gram, dan timbangan digital kecil. "Sabu-sabu itu dikemas dalam plastik sacsetan. Pertama kita temukan 0,7 gram paket sabu-sabu. Selanjutnya setelah kita kembangkan, kita temukan lagi masing-masing berisi 20 gram dan 18,9 gram. Jadi total keseluruhan 40 gram," kata Alfian saat rilis, Senin (12/8/2019) pagi.  

Tersangka sendiri, dijelaskan perwira dengan dua melati ini, sebelumnya dikenal licin dan berkali-kali sukses mengelabuhi petugas. "Empat tahun kita target orang ini. Baru sekarang bisa kita ungkap. Dari keterangan dia 1 gram sabu dijual Rp 1,4 juta ," sambungnya. 

Meski belum bersedia menyatakan darimana Suparman, mendapat pasokan sabu-sabu, namun Kapolres Alfian memastikan, tersangka mengendalikan bisnis haram itu di sejumlah kota di Jawa Timur.  "Kita sudah kantongi siapa pemasok sabu-sabu untuk dia ya. Nanti-nanti saja masih dalam pengejaran. Tapi yang jelas tersangka ini bandar lintas kota. Dia edarkan sabu-sabu di Lumajang, Pasuruan, hingga Surabaya," tutup dia. 

Terpisah, Kapolsek Mayangan, Kompol Ahmad Firman, menjelaskan,  butuh waktu tujuh hari berturut-turut sebelum membekuk tersangka. "Saya pimpin sendiri penangkapannya. Agar tidak salah sasaran, sebelumnya dua anggota saya tanam di lingkungan tersangka," kata Firman. Usai mengidentifikasi target, Firman, masih mengupayakan pancingan terhadap Suparman. "Tersangka ini memang licin. Anggota yang menyamar kita minta melakukan transaksi dengan tersangka. Setelah A1, saya bersama tujuh anggota lainnya langsung tangkap tersangka saat sedang bertransaksi," urai perwira asal Pasuruan itu.

Dari penangkapan awal ini, didapat sabu-sabu seberat 1 gram. Selanjutnya dikembangkan kerumah pelaku hingga seluruhnya sabu-sabu seberat 40 gram berhasil ditemukan. "Saat penangkapan dan penggeledahan, sama sekali tidak ada perlawanan dari tersangka," tutup Firman.  

Sementara itu, sebelum penangkapan tersangka Suparman, di Probolinggo, pada Jum'at, (09 Agustus 2019) lalu, juga terungkap jaringan pengedar sabu-sabu di wilayah Pasuruan. Seorang pegawai honorer Dispenda Pemkab Pasuruan, M. Fajar Marfiansah (23), warga Jalan Hasanudin, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, diamankan saat sedang bertransaksi dengan pengguna.  

Sedangkan sumber harian Berita Metro di Mapolda Jatim, yang enggan namanya ditulis mengatakan, sebelum tertangkap dua bandar sabu di Probolinggo dan Pasuruan, polisi juga berhasil membongkar sindikat narkoba Sokobanah, Sampang, Madura, dengan barang bukti 50 kilogram sabu. "Next time, kita update perkembangan soal bisnis narkoba di Jawa Timur," kata sumber ini.

Reporter : Saifullah
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Islam Aboge Purbalingga dan Banyumas Rayakan Idul Adha Selasa Besok
Berita Selanjutnya Viral Muammad Ja’far Hasibuan Juara Dunia Kalahkan 193 Negara Ingin Bertemu Jokowi

Komentar Anda