Portal Indonesia
Idul adha

Diserbu Peminat, Odheng Paitonan Siapkan Langkah Baru

berita terkini
Kabid Kominfo Pemkab Probolinggo dikenakan Odheng Paitonan
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PROBOLINGGO - Kelompok Informasi Rakyat (KIM) 'Bangun Mandiri' di Desa Paiton Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, saat ini menyiapkan langkah baruny untuk mengembangkan Udheng. Langkah baru yang disiapkan berupa Udheng Bangeran.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua TP PKK Desa Paiton Ferda Agustina yang sekaligus Pelindung KIM Bangun Mandiri.

Menurutnya, kalau peminat produknya yaitu Udheng Paitonan banyak diminati oleh masyakarat luas. Sebab, keberadaan Udhengnya simple dan lugas. 

“Namun tidak sedikit pula yang tertarik dengan adanya filosofi budaya ketimuran yang tersirat pada modelnya itu,” ujarnya saat dilakukan pembinaan oleh Tim dari Dinas Kominfo Pemkab Probolinggo, Rabu (14/8) siang.

Menurutnya,  adanya jengger lima yang menjadi ciri utama produknya tersebut, melambangkan lima hal penting dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Probolinggo. 

"Sebenarnya adanya Lima Jengger itu menunjukan Pancasila, Rukun Islam, sholat dan limo pancer. Tiga jengger di kanan melambangkan kekuatan dan ketajaman otak kanan yang kreatif,"katanya.

Sedangkan pucuk landhep di dahi, merupakan lambang ketajaman berpikir masyarakat ketimuran yang kritis. Ditambah dua ikat dibagian belakang yang menengadah ke atas mengibaratkan keseimbangan kekuatan spiritual masyarakat Kabupaten Probolinggo yang tidak lepas dari ikhtiar dan doa.

“Seperti apa yang kami lakukan saat ini bersama Diskominfo merupakan sebuah ikhtiar kami dalam mengenal luaskan Udheng Paitonan. Kami yakin suatu saat produk kami akan menjadi trend di berbagai kalangan,”ungkap dia.

Lebih lanjut alumni Pendidikan Biologi di Universitas Negeri Malang ini menuturkan, saat ini Udheng Paitonan baru memiliki dua desain. Namun bersama timnya, ia tengah menyiapkan beberapa desain baru. 

“Kami sedang menyiapkan model baru yakni Udheng Bangeran yang menceritakan budaya masyarakat Kabupaten Probolinggo tengah dan Udheng Jeliteng yang merupakan interpretasi budaya seutuhnya masyarakat pendalungan Kabupaten Probolinggo,” paparnya.

Kepala Bidang Infokom Publik Diskominfo Kabupaten Probolinggo Ofi Agustin menyatakan, pembinaan KIM dilakukan agar KIM Bangun Mandiri mampu mempromosikan serta memasarkan produknya melalui pemanfaatan teknologi yang berkembang pada saat ini.

“Pemanfaatan teknologi informasi merupakan sebuah tuntutan bagi para pelaku usaha. Selain update informasi, mempermudah transaksi jual beli serta media promosi yang murah adalah beberapa hal yang bisa dimanfaatkan,” kata Ofie Agustin.

Sebab masih kata Ofi, keberadaan Udheng Paitonan karya KIM Bangun Mandiri merupakan produk unggulan yang layak untuk dikembangkan dengan bangsa pasar luas.

“Kualitas dan model Udheng Paitonan ini cocok sekali sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Probolinggo. Nah, saat ini dibutuhkan branding yang kuat agar budaya Udheng ini menjadi sebuah trend lokal masa kini,"pungkasnya.

Reporter : Saifullah
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Pasca 14 Tahun MoU Helsingki, Azhari: Aceh Harus Perbaiki Kualitas Pendidikan
Berita Selanjutnya Kerusuhan Dibeberapa Daerah, Sekretaris MUI Probolinggo: Jangan Terprovokasi 

Komentar Anda