Portal Indonesia
Habibie

260 Pasutri Korban Konflik dan Warga Miskin di Aceh Ikuti Istbat Nikah Gratis

berita terkini
Hakim Mahkamah Syar'iyah, Wafa’ S.Hi MH (sebelah kanan), didepan pasutri sidang.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, ACEH UTARA - Pemerintah Aceh melalui Dinas Syari'at Islam Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Utara bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) bersama Mahkamah Syari'ah Aceh Utara serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Utara menggelar Istbat Nikah Terpadu secara gratis terhadap 260 pasangan suami istri (Pasutri) masyarakat miskin dan korban konflik Aceh yang belum memiliki buku nikah. 

Sidang istbat nikah terhadap pasutri yang agendanya akan dilaksanakan secara bertahap selama 3 hari tersebut dilakukan oleh Mahkamah Syar'iyah Lhoksukon Ibukota Kabupaten Aceh Utara, di Aula Panglateh Kecamatan Lhoksukon, Selasa (20/8/2019) 

Salah seorang Hakim Mahkamah Syar'iyah Aceh Utara Wafa’ S.Hi MH, disela- sela sidang Istbat Nikah kepada wartawan mengatakan persidangan perkara Istbat nikah terpadu ini merupakan sistem sidang cepat, seluruh peserta yang mendaftar telah menempuh proses seleksi dan verifikasi yang dilakukan oleh masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) setiap Kecamatan.

“Pernikahan itu bukan liar atau poligami. Namun pernikahan yang  pertama secara sah dilakukan pada saat Aceh masih dilanda Konfik, sedangkan yang kami sidangkan itu pemohon yang menikah tahun 2005 ke bawah," jelas Wafa kepada media.

Sebelum Hakim menyidangkan perkara Istbat nikah, terlebih dahulu melihat permonohan yang diajukan peserta, apakah memenuhi syarat atau tidak, jika pernikahan kedua kali, akan terungkap saat saksi memberikan keterangan, secarara otomatis hakim Pengadilan agama (Mahkamah Syar'iyah) akan menolak permohonan itu, seperti pengalaman tahun sebelumnya.

“Sesuai ketentuan pelaksanaan pelayanan terpadu dimana setiap perkara yang diputuskan oleh Hakim Mahkamah Syar’iyah, para Pemohon langsung diberikan Kutipan Penetapan untuk diserahkan ke KUA guna diterbitkan Buku Akta Nikah," tambahnya.

Sementara Kepala Kantor Kankemenag Kabupaten Aceh Utara, H Salamina melalui Kasi Bimas Islam H Asnawi menyebutkan, sebanyak 260 pasangan yang di Istbat Nikah, sebanyak 190 diantaranya di fasilitasi Dinas Syariat Islam Propinsi Aceh dan 70 pasangan lainnya di fasiltasi Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara.

“Pasangan yang di Istbatkan itu tersebar di 5 Kecamatan, yaitu Kecamatan Lhoksukon, Baktiya Barat, Paya Bakong, Tanah Luas dan Syamtalira Aron. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, dalam sehari menargetkan bisa selesai di sidangkan hakim Pengadilan Agama (Mahkamah Syar'iyah) sekitar 90 pasang.”ucapnya.

Reporter : Nurmansyah
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Proyek Jatimalang Diawasi TP4D Purworejo
Berita Selanjutnya Hari Santri, OTT KPK dan Pilkada

Komentar Anda