Portal Indonesia
Habibie

Dilaporkan ke Kejari Indramayu, Warga Tinumpuk Tuntut Kadesnya Mundur 

berita terkini
Saat penyerahan berkas laporan kepada Plt. Kejari Indramayu
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, INDRAMAYU - Puluhan warga Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, pada Senin, 09/09/2019, berbondong-bondong menuju dan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri Indramayu.

Aksi yang dikomandoi Edi Supriyadi menuntut Eka Munandar sebagai Kepala Desa Tinumpuk, edi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2018.

Massa menuntut mundur Eka Munandar dan meminta agar Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu mengusut tuntas persoalan laporan yang dibuatnya karena selama menjabat disinyalir Eka Munandar tidak terlihat pembangunan yang signifikan di desanya.

Unjuk rasa itu sebagai bentuk protes kepada pejabat yang berwenang, yang selama ini dianggap tutup mata atas dugaan tindakan korupsi yang dilakukan selama ini oleh kepala Desa Tinumpuk.

"Selama ini tidak ada bangunan di Desa kami, padahal anggaran pendapatan Desa sangat besar" ujar Edi.

Edi menjelaskan selama memimpin, kuwu Eka tidak nampak serius membangun untuk manfaat bagi masyarakat dan bisa jadi selama ini kuwu memperkaya diri sendiri saja.

Orasi yang dilakukan Edi berhenti saat disambut dengan baik oleh Kasi Intel Kejari, Andreas Tarigan. Setelah Andrean berbincang-bincang dengan Edi ahirnya 5 orang keterwakilan massa diminta untuk masuk menghadap Kepala Kejari guna memberikan berkas aduan yang dibawanya beserta bukti-buktinya.

"Saya minta perwakilan 5 orang untuk masuk dan menyampaikan laporan tersebut kepada kami" kata Andreas dihadapan massa.

Sementara Plt. Kejari Indramayu, Jhony Zebua, SH.MH. Saat menerima perwakilan massa menyampaikan, pihaknya akan mempelajari laporan tersebut.

Dia mengatakan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Inspektorat. "Kami akan menerima aduan laporan ini dan akan menjalankan tugas kami sesuai dengan aturan", katanya.

Edi mengucapkan rasa terimakasih pada pihak kejari yang telah merespon dengan baik atas laporan yang diberikan, Edi berharap pihak kejari memproses dengan cepat.

"kami akan mengawal proses ini karena kalo tidak diproses dengan cepat maka kami akan membawa laporan ini ke Kejaksaan Tinggi Negeri Jawa Barat",pungkasnya. 

Reporter : A. Roso
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Penambang Pasir Tenggelam di Serayu Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Berita Selanjutnya Desa Riung Kembangkan Tenun Ikat

Komentar Anda