Portal Indonesia
Habibie

Warga Azerbaijan Kagumi Seni Reyog Ponorogo Dipadu Pencak Silat PSHT

berita terkini
Kolaborasi Seni Pencak Silat PSHT bersama Reyog Ponorogo memukau warga Azerbaijan. (Foto : Istimewa For Portal Indonesia)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, AZERBAIJAN - Luar biasa,  seni Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berkolaborasi dengan seni Reyog Ponorogo membuat lebih dari 2000 orang di Fountain Squer, Baku, Azerbaijan takjub dan terkesima, Sabtu (14/9/2019).

Hal ini terjadi dalam peristiwa karnaval Indonesian Cultural Festival. Rampak gerakan Pencak Silat yang di padu dengan Reyog Ponorogo menjadi Guest Star Utama pada kegiatan ini.

Menurut informasi dari Koreografer asal Desa Somoroto, Kecamatan Kauman,  Kabupaten Ponorogo, Wisnu Hadi Prayitno atau akrab disapa Wisnu HP terlihat ikut bergabung pada kegiatan tersebut Duta Besar KBRI Baku,  Prof. DR. H. Husnan Bey Fananie, M.A.

Baca Juga : Kunjungi Azerbaijan, Seniman Bersama Pesilat PSHT Ponorogo Perkenalkan Seni Budaya

Nampak juga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, yaitu Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga, Sandi Suwardi Hasan. Serta Atase Pertahanan Republik Indonesia Kolonel Marinir Harwin Dicky Wijanarko, SE.

Bahkan suara gamelan Reyog mengiringi kegiatan tersebut dengan rasa suka cita. Sebelum kegiatan berlangsung terjadi pertemuan antara Indonesia dengan perwakilan Azerbaijan. "Pertemuan membahas usulan Pemerintah indonesia agar Pencak silat masuk menjadi cabang olah raga yang di pertandingkan di Olimpic Games," ungkap Wisnu HP,  Minggu (15/9/2019) pagi melalui telepon. 

Masih Wisnu HP yang juga pimpinan rombongan Pencak Silat PSHT dan  Reyog Ponorogo mengaku kehadirannya difasilitasi oleh Kemenpora RI guna mempromosikan pencak silat. "Selain itu juga memberikan kesempatan generasi muda Indonesia untuk diterima di Internasional dan mempunyai pengalaman Global," tambahnya.

Tampak yel-yel tentang Indonesia dan Azerbaijan menggelora di selanjang rute Parade. Selain peserta parade, masyarakat Baku, Azerbaijan juga ikut memeriahkan kegiatan tersebut dengan turun bersama, menari dan bernyanyi mengikuti ritme, terlihat di sepanjang jalan yang di lalui parade.

Masyarakat Azerbaijan menyambut dengan suka cita serta ikut mengabadikan moment tersebut. Apresiasi dari banyak pihak tersebut merupakan wujud nyata bahwa Warisan Budaya Indonesia (Reyog Ponorogo dan Pencak Silat) patut untuk dikenalkan. "Serta dapat menjadi icon Indonesia sebagai suatu langkah nyata untuk tidak sekedar melestarikannya, namun juga menduniakan kesenian khas tersebut," imbuhnya. 

Seiring dengan itu maka perhelatan Indonesian Cultural Festival di Azerbaijan menjadi ajang
Kampanye Budaya indonesia yaitu Kampanye Pencak Silat dan Kesenian asli Indonesia.

Pada kesempatan itu Duta Besar KBRI Baku, Prof. DR. H. Husnan Bey Fananie, M.A memaparkan Indonesia menyapa Azerbaijan dengan cinta dan persaudaraan indonesia di tandai dengan kuatnya komunikas antara negara.

Sedangkan Sandi Suwardi Hasan selaku Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Kemenpora RI juga menjelaskan bahwa Azerbaijan mendukung sepenuhnya Pencak Silat Indonesia masuk menjadi cabang olah raga yang di pertandingkan di Olimpic Games dan aktif dalam ikut mengkampanyekan Pencak Silat ke seluruh dunia.
 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Pameran Alutsista dan Pembangunan, Camat Sumbermalang: Dongkrak Perekonomian
Berita Selanjutnya Hernia Tak Kunjung Sembuh, Warga Purbalingga Gorok Leher Sendiri

Komentar Anda