Portal Indonesia
Habibie

Kunjungan Anggota Dewan ke Kantor Dinsos Kota Malang, Ini Hasilnya

berita terkini
Anggota Dewan saat sidak di kantor Dinsos Kota Malang, Selasa (17/09). (Photo: Istimewa)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Sejumlah anggota Dewan Kota Malang telah melakukan kunjungan mendadak ke kantor Dinas Sosial Kota Malang. 

Ditemui portalindonesia.net diruang Fraksi, Rabu pagi (18/09), Wanedi menyampaikan bahwa, ada tiga poin hal yang didapat dari hasil sidaknya ke kantor Dinsos kota Malang bersama anggota dewan lainnya. 

Pertama, saat peristiwa antrian para lansia dan para difabel lusa kemaren, bahwa Plt Kadinsos tidak ada ditempat dan beberapa kabid kosong diruangnya. Sehingga tidak ada yang mengambil kebijakan.

Kedua, ada mis komunikasi antara Dinsos dan rekanan pemenang tender, sehingga berdampak pada masyarakat. "Nah ini menunjukkan kinerja yang kurang profesional, seharusnya hal itu tidak terjadi," ungkap Wanedi. 

"Mengingat, dinas terdampak karena sebagai pengguna anggaran," lanjutnya.

Poin ke tiga, dalam sidak tersebut menangkap aspirasi pihak Dinsos, bahwa diinginkan adanya pimpinan dijajaran lembaga itu yang berjiwa sosial. "Itu penting digaris bawahi, karena erat kaitan tugasnya dengan masalah sosial," tegas Wanedi. 

Diterangkan oleh Wanedi, bahwa kunjungan sidak ke kantor Dinsos bersama anggota dewan lainnya, bukan sebagai alat Dewan dari Komisi D, karena belum ada Sidang Paripurna pembentukan kelengkapan Dewan.

"Kami bersikap dan bereaksi cepat tanggap on the spot sebagai lembaga dewan yang berfungsi sesuai harapan masyarakat sebagai wakil rakyat " tegas Wanedi didamping anggota dewan lainnya di ruang fraksi PDIP. 

Selain lakukan sidak dikantor Dinsos kemaren, Wanedi dan anggota dewan lainnya juga langsung terjun kelokasi pendistribusian sembako diwilayah Kecamatan Kedungkandang dan sebagian wilayah Kecamatan Blimbing.

Reporter : Galih
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Evakuasi Hiu Tutul dari Kanal Unit 2 ke Kanal Unit 1 Berjalan Dramatis
Berita Selanjutnya Hari Santri, OTT KPK dan Pilkada

Komentar Anda